Haluannews Ekonomi – PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM), perusahaan kertas raksasa milik Sinarmas Group, secara mengejutkan mengumumkan penutupan salah satu anak perusahaannya, TK Import & Export Limited, yang bermarkas di British Virgin Islands. Informasi ini diterima manajemen TKIM dari agen terdaftar di BVI pada 7 Januari 2024. Pihak manajemen menegaskan dalam keterbukaan informasi, Kamis (9/1/2024), bahwa penutupan ini tidak akan berdampak signifikan terhadap kinerja perusahaan secara keseluruhan.

Related Post
TKIM sendiri merupakan bagian dari Sinarmas Group melalui PT APP Purinusa Ekapersada, yang memegang 59,67% saham TKIM per 31 Desember 2024. Sisanya merupakan saham publik. Menariknya, di tengah pengumuman ini, saham TKIM justru ditutup melemah 0,4% di angka 5.925 pada perdagangan Kamis (9/1/2024), melanjutkan tren penurunan yang telah berlangsung sejak pertengahan tahun lalu. Apakah penutupan anak perusahaan ini menyimpan rahasia lebih dalam yang berdampak pada pergerakan saham? Atau hanya sekadar bagian dari strategi bisnis jangka panjang Sinarmas? Pertanyaan ini masih menjadi teka-teki yang perlu diungkap.





Tinggalkan komentar