Purbaya Pede: Rupiah Bakal Tembus Rp15.000, Sinyal Kuat Ekonomi!

Purbaya Pede: Rupiah Bakal Tembus Rp15.000, Sinyal Kuat Ekonomi!

Haluannews Ekonomi – Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa secara tegas menyatakan bahwa pergerakan nilai tukar rupiah saat ini tidak mencerminkan fundamental ekonominya yang sebenarnya, atau dengan kata lain, berada dalam posisi undervalued. Dengan keyakinan penuh, ia memproyeksikan mata uang Garuda memiliki potensi besar untuk menguat secara signifikan dalam waktu dekat, bahkan berpeluang menembus level psikologis Rp15.000 per dolar AS.

COLLABMEDIANET

Purbaya menjelaskan bahwa kondisi rupiah yang ada saat ini belum sepenuhnya merefleksikan kekuatan ekonomi makro Indonesia. Oleh karena itu, ia sangat optimistis bahwa target penguatan rupiah hingga mencapai angka Rp15.000 bukanlah sebuah misi yang sulit untuk diwujudkan.

Purbaya Pede: Rupiah Bakal Tembus Rp15.000, Sinyal Kuat Ekonomi!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

"Saya sebelumnya sudah pernah menyebut angka Rp16.500, namun sepertinya belum memuaskan. Saya rasa sekarang, nilai tukar bisa mendekati Rp15.000 terhadap dolar, dan itu tidak akan terlalu sulit. Tentu, saya tidak bisa berbicara atas nama bank sentral," ujar Purbaya pada Selasa (3/2/2026), seperti dikutip dari Haluannews.id. Pernyataan ini menggarisbawahi tingkat kepercayaan diri yang tinggi dari salah satu pejabat ekonomi kunci negara terhadap prospek rupiah.

Optimisme yang disampaikan Purbaya ini juga didukung oleh tren positif yang ditunjukkan oleh rupiah di pasar keuangan. Pada perdagangan Selasa (3/2/2026), rupiah berhasil menutup sesi dengan apresiasi 0,18%, mengukuhkan posisinya di level Rp16.755 per dolar AS, berdasarkan data Refinitiv. Catatan ini semakin memperkuat sinyal positif, mengingat rupiah telah menunjukkan penguatan selama enam hari berturut-turut sejak 21 Januari 2026, menandakan momentum pemulihan yang berkelanjutan.

Kondisi penguatan rupiah ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi stabilitas ekonomi nasional dan iklim investasi. Penguatan mata uang domestik berpotensi menekan biaya impor, menjaga inflasi tetap terkendali, serta meningkatkan daya tarik Indonesia di mata investor global.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar