haluannews.id – Kabinet baru di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto mulai menunjukkan wajah-wajah baru yang akan mengisi posisi strategis di pemerintahan. Salah satu sorotan utama tertuju pada Nurkholisoh Ibnu Aman, sosok yang baru saja resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan di Istana Negara pada Kamis (1/10/2026). Pelantikan ini menandai babak baru dalam struktur Kementerian Keuangan, di mana kini terdapat tiga Wakil Menteri yang akan mendampingi Menteri Keuangan Suahasil Nazara.

Related Post
Nurkholisoh, yang sebelumnya memiliki rekam jejak profesional di Bank Indonesia (BI), akan berbagi tugas dengan dua Wakil Menteri lainnya, yakni Juda Agung dan Luky Alfirman. Perubahan struktur ini cukup mencolok jika dibandingkan dengan pemerintahan sebelumnya, yang menunjukkan adanya upaya penguatan manajemen keuangan negara di era Presiden Prabowo.

Menyusul pelantikannya, publik pun mulai menyoroti profil kekayaan sang pejabat baru. Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periode 2025 yang dilaporkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Nurkholisoh tercatat memiliki total kekayaan bersih sebesar Rp4,7 miliar. Angka tersebut merupakan hasil dari total aset sebesar Rp6,39 miliar setelah dikurangi kewajiban atau utang sebesar Rp1,69 miliar.
Jika dibedah lebih mendalam, komposisi harta Nurkholisoh didominasi oleh aset tidak bergerak. Komponen terbesar adalah tanah dan bangunan yang nilainya mencapai Rp3,42 miliar, atau setara dengan 53,5 persen dari total kekayaannya. Sementara itu, aset likuid berupa kas dan setara kas menempati posisi kedua dengan nilai Rp2,91 miliar atau sekitar 45,5 persen.
Dalam laporan tersebut, Nurkholisoh merinci kepemilikan tujuh bidang aset properti. Aset paling bernilai yang ia miliki adalah sebuah tanah dan bangunan di Jakarta Pusat dengan luas 40 meter persegi yang dihargai Rp1,61 miliar, yang diklaim berasal dari hasil kerja kerasnya sendiri. Selain itu, ia juga memiliki tiga bidang tanah di Kota Tangerang dengan nilai total ratusan juta rupiah.
Menariknya, sebagian aset properti Nurkholisoh berasal dari warisan, seperti dua bidang tanah dan bangunan di Kota Magelang yang memiliki luas signifikan, yakni 720 meter persegi dan 800 meter persegi. Ia juga tercatat memiliki aset properti di luar negeri dengan nilai Rp715 juta.
Untuk aset bergerak, Nurkholisoh melaporkan kepemilikan satu unit sepeda merek Polygon tahun 2017 senilai Rp800 ribu serta harta bergerak lainnya senilai Rp62 juta. Meskipun memiliki utang sebesar Rp1,69 miliar, angka tersebut masih dalam batas wajar mengingat total aset yang dimiliki. Dengan latar belakang kuat dari Bank Indonesia, Nurkholisoh kini memikul tanggung jawab besar untuk menjaga stabilitas fiskal Indonesia di masa mendatang.










Tinggalkan komentar