Prajogo Pangestu Bidik Cuan Tambang Raksasa di Pakistan!

Prajogo Pangestu Bidik Cuan Tambang Raksasa di Pakistan!

Haluannews Ekonomi – Emiten energi dan pertambangan PT Petrosea Tbk (PTRO), milik konglomerat Prajogo Pangestu, melebarkan sayap bisnisnya ke Pakistan dengan menggarap proyek tambang raksasa senilai Rp432 miliar. Ekspansi ini dilakukan melalui anak usahanya, Petrosea Solutions Pakistan (Private) Limited, yang telah menandatangani perjanjian awal (Limited Notice to Proceed) dengan Reko Diq Mining Company (Private) Limited, sebuah perusahaan pertambangan yang berbasis di Karachi, Pakistan.

COLLABMEDIANET

Lingkup kerja sama ini meliputi penyediaan jasa Engineering, Procurement & Construction (EPC) untuk proyek pertambangan emas dan tembaga Reko Diq, salah satu proyek pertambangan terbesar di dunia. Presiden Direktur Petrosea, Michael, mengungkapkan bahwa nilai kontrak awal ini diperkirakan mencapai US$26,2 juta atau setara dengan Rp432 miliar, dengan jangka waktu penyelesaian proyek sekitar 10 bulan.

Prajogo Pangestu Bidik Cuan Tambang Raksasa di Pakistan!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Menurut Michael, langkah ini merupakan bagian dari strategi ekspansi bisnis dan pengembangan lini bisnis jasa EPC Petrosea, sekaligus memperluas basis klien perusahaan di luar Indonesia. Tujuannya adalah untuk memastikan pertumbuhan yang terdiversifikasi dan berkelanjutan bagi perusahaan.

Dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Petrosea menjelaskan bahwa pekerjaan yang akan dilakukan mencakup pembangunan fondasi beton untuk fasilitas dry plant dan wet plant, serta infrastruktur non-proses, termasuk pekerjaan tanah (earthworks) secara detail.

Selain ekspansi ke Pakistan, Petrosea juga tengah melakukan diversifikasi usaha melalui anak usahanya, Hafar, dengan mengembangkan portofolio bisnis ke EPCI lepas pantai terpadu.

Sebagai informasi tambahan, saham PTRO saat ini berada dalam status suspensi di bursa, dengan harga terakhir tercatat Rp7.275 per saham dan kapitalisasi pasar mencapai Rp73,63 triliun.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar