BRI Bikin Geger Industri Keuangan Ini Buktinya

BRI Bikin Geger Industri Keuangan Ini Buktinya

haluannews.id – PT Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk atau BRI baru-baru ini mengukuhkan dominasinya di kancah finansial nasional dengan menyabet predikat Top Fortune 100 Indonesia. Tak hanya itu, raksasa perbankan ini juga berhasil meraih tiga gelar prestisius lainnya: Laba Bersih Tertinggi, Perusahaan Terbesar Berdasarkan Aset, dan Perusahaan Terbesar Berdasarkan Kapitalisasi Pasar. Pencapaian luar biasa ini didasarkan pada serangkaian tolok ukur fundamental seperti pendapatan, laba bersih, total aset, ekuitas, hingga kapitalisasi pasar.

COLLABMEDIANET

Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh nasabah setia serta para Insan BRILiaN, sebutan bagi pekerja BRI, atas kepercayaan dan kontribusi mereka yang tak ternilai dalam mendukung perjalanan transformasi perseroan. Keberlanjutan BRI dalam memimpin sektor keuangan mencerminkan kekuatan fondasi dan skala bisnis yang senantiasa terjaga kokoh. Prestasi ini sekaligus menjadi landasan kuat bagi BRI untuk terus meningkatkan kualitas pertumbuhan dan daya saing di tengah dinamika industri keuangan yang kian kompetitif.

BRI Bikin Geger Industri Keuangan Ini Buktinya
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

"Di tengah lanskap industri keuangan yang terus berubah, BRI secara konsisten memperkuat strategi transformasinya melalui program BRIvolution Reignite. Transformasi ini diarahkan untuk menggenjot laju pertumbuhan perusahaan secara menyeluruh, mulai dari struktur pendanaan, kapabilitas digital, menjaga kualitas aset, hingga mengembangkan sumber-sumber pertumbuhan baru demi menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan," jelas Hery.

BRIvolution Reignite menjadi langkah strategis BRI untuk semakin memantapkan posisinya sebagai institusi keuangan yang tangguh, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan pasar. Program ini ditopang oleh dua pilar utama yang didukung enam pendorong perubahan, semuanya bertujuan menciptakan nilai berkelanjutan bagi semua pihak.

Pilar pertama, "Transform the Funding Franchise", berfokus pada penguatan struktur pendanaan BRI agar lebih efisien, stabil, dan berbasis dana murah melalui peningkatan CASA (Current Account Savings Account) serta pengembangan kapabilitas perbankan transaksi. Sementara itu, pilar "Revamp Existing Core and Build New Core" difokuskan untuk memperkuat penyaluran kredit mikro sebagai bisnis inti, sekaligus membangun mesin pertumbuhan baru di segmen perbankan konsumer. Langkah ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan nasabah dan dinamika industri yang terus berkembang.

"BRIvolution Reignite kami jalankan untuk memastikan BRI tidak hanya tumbuh semakin besar, tetapi juga semakin kuat dan produktif. Transformasi ini dilakukan secara menyeluruh pada mesin bisnis maupun organisasi agar setiap potensi yang dimiliki BRI dapat dikonversi menjadi pertumbuhan yang berkualitas dan berkelanjutan," tambah Hery.

Terkait kinerja, hingga akhir triwulan II 2026, BRI Group berhasil mempertahankan laju ekspansi bisnis yang diiringi penguatan fundamental, perbaikan kualitas aset, serta peningkatan profitabilitas. Laba bersih konsolidasi BRI Group tercatat mencapai Rp31,2 triliun, melonjak 17,5% secara tahunan (yoy). Secara konsolidasi, total aset BRI menembus angka Rp2.352 triliun, tumbuh 11,7% yoy, terutama didorong oleh pertumbuhan kredit dan pembiayaan yang meningkat 16,2% yoy menjadi Rp1.646 triliun.

Penguatan fundamental ini turut menopang kemampuan BRI dalam menghasilkan imbal hasil yang solid. Rasio ROA (Return on Asset) BRI tetap terjaga di kisaran 2,7%, sementara ROE (Return on Equity) meningkat signifikan dari 16,6% pada triwulan II 2025 menjadi 18,8% pada triwulan II 2026.

Capaian kinerja gemilang ini berjalan beriringan dengan pengakuan terhadap posisi BRI di tingkat nasional dan regional. BRI juga memimpin daftar perusahaan sektor finansial asal Indonesia dalam Fortune Southeast Asia 500 2026, sekaligus menduduki peringkat ke-14 dari 500 perusahaan terbesar di seluruh Asia Tenggara. Posisi ini menempatkan BRI dalam jajaran korporasi utama di kawasan Asia Tenggara, bersanding dengan nama-nama besar regional seperti Olam Group dari Singapura, Petrovietnam dari Vietnam, Top Frontier Investment dari Filipina, dan Sea dari Singapura. Prestasi ini membuktikan daya saing BRI yang semakin kuat di tengah dinamika industri keuangan dan persaingan global yang terus berkembang pesat.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar