Haluannews Ekonomi – Sentimen positif membanjiri pasar saham Asia-Pasifik pada Senin (25/8/2025), seiring dengan penguatan di Wall Street akhir pekan lalu. Pernyataan Ketua Federal Reserve, Jerome Powell, di simposium Jackson Hole, Wyoming, yang mengindikasikan kemungkinan penurunan suku bunga bulan depan, menjadi katalis utama. Hal ini memicu euforia di kalangan investor.

Related Post
Indeks Nikkei 225 Jepang melesat 1,08%, sementara Topix naik 0,53%. Di Korea Selatan, Kospi menguat 0,75% dan Kosdaq melonjak signifikan, mencapai 1,71%. Australia pun turut merasakan dampak positif dengan S&P/ASX 200 terkerek 0,87%. Kontrak berjangka Hang Seng Hong Kong menunjukkan potensi pembukaan yang lebih tinggi, berada di level 25.722, dibandingkan penutupan sebelumnya di 25.339,14.

Investor di kawasan Asia juga menantikan rilis data inflasi konsumen (CPI) Singapura untuk Juli. Konsensus ekonom yang disurvei Reuters memperkirakan inflasi Juli akan naik 0,6% secara tahunan, sama dengan bulan sebelumnya.
Penguatan pasar Asia ini sejalan dengan performa gemilang bursa AS pada Jumat (22/8). Dow Jones melonjak 846,24 poin (1,89%) ke rekor baru 45.631,74. S&P 500 naik 1,52% ke 6.466,91, hanya terpaut tiga poin dari level tertinggi sepanjang masa. Nasdaq pun ikut meroket 1,88% ke 21.496,53.
Ke depan, investor global akan mencermati laporan keuangan Nvidia yang akan dirilis pekan ini. Saham perusahaan raksasa chip kecerdasan buatan (AI) ini diyakini akan menjadi penentu arah pasar selanjutnya.
Editor: Rohman










Tinggalkan komentar