haluannews.id – PT Kencana Energi Lestari Tbk (KEEN) tengah bersiap mengukuhkan posisinya sebagai pemain kunci dalam sektor energi baru dan terbarukan (EBT) di Indonesia. Dengan visi ekspansi yang ambisius, perusahaan ini tak hanya fokus pada peningkatan kapasitas, tetapi juga pada strategi adaptif menghadapi tantangan ekonomi global yang tak menentu.

Related Post
Direktur Keuangan KEEN, Giat Widjaja, mengungkapkan bahwa fokus utama perusahaan saat ini adalah pengembangan portofolio EBT yang berkelanjutan. Setelah sukses mengamankan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Pakkat 2 di Sumatera Utara, KEEN kini mematangkan langkah selanjutnya untuk memperkuat jejaknya di energi bersih.

Perusahaan sedang gencar melakukan studi kelayakan untuk proyek Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan kapasitas gabungan mencapai 10 Megawatt peak (MWp). Tak hanya itu, inovasi juga merambah ke pengembangan sistem penyimpanan energi berkapasitas 8,4 Megawatt-hours (MWh), menunjukkan komitmen KEEN terhadap solusi energi yang komprehensif dan stabil.
Di tengah gejolak pasar global dan fluktuasi nilai tukar Rupiah, KEEN tak tinggal diam. Giat Widjaja menegaskan pentingnya efisiensi operasional sebagai benteng pertahanan. Melalui penerapan strategi lindung nilai alami (natural hedging) serta manajemen risiko konstruksi yang cermat, perusahaan berupaya meminimalkan dampak ketidakpastian ekonomi.
Lantas, bagaimana detail strategi KEEN dalam memajukan proyek-proyek EBT-nya? Selengkapnya dapat disimak dalam dialog eksklusif Shania Alatas bersama Giat Widjaja di program Squawk Box, haluannews.id, yang tayang pada Rabu, 10 Juni 2026.










Tinggalkan komentar