Pertumbuhan Ekonomi 5%, BI Malah Turunkan Suku Bunga? Kok Bisa?

Pertumbuhan Ekonomi 5%, BI Malah Turunkan Suku Bunga? Kok Bisa?

Haluannews Ekonomi – Bank Indonesia (BI) kembali membuat kejutan di pasar dengan menurunkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5% pada Agustus 2025. Keputusan ini diambil meskipun pertumbuhan ekonomi kuartal II-2025 mencapai 5,12%, melampaui ekspektasi para ekonom. Langkah berani BI ini menimbulkan pertanyaan: mengapa menurunkan suku bunga di tengah kinerja ekonomi yang positif?

COLLABMEDIANET

Direktur Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI, Juli Budi Winantya, menjelaskan bahwa penurunan suku bunga ini didasarkan pada potensi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang masih besar. "Kapasitas perekonomiannya masih bisa didorong lebih tinggi lagi," ujarnya dalam sebuah diskusi di Yogyakarta. Hal ini sejalan dengan pernyataan Gubernur BI, Perry Warjiyo, yang menyebutkan bahwa output gap Indonesia masih negatif. Artinya, ekonomi masih memiliki ruang untuk tumbuh lebih tinggi tanpa memicu inflasi yang signifikan.

Pertumbuhan Ekonomi 5%, BI Malah Turunkan Suku Bunga? Kok Bisa?
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Juli menambahkan bahwa meskipun pertumbuhan ekonomi mencapai 5,12%, inflasi tetap terjaga dalam kisaran target BI, yaitu 2,5% plus minus 1%. Inflasi Juli 2025 tercatat sebesar 2,37%. Stabilitas nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS juga terjaga, bahkan menguat 1,29% (ptp) pada Agustus 2025 (hingga 19 Agustus 2025) dibandingkan dengan akhir Juli 2025. Kondisi ini menunjukkan bahwa BI memiliki ruang fiskal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lebih lanjut tanpa mengorbankan stabilitas makro ekonomi.

Dengan stabilitas nilai tukar yang terjaga, inflasi barang impor pun terkendali. BI menilai kapasitas ekonomi Indonesia masih cukup untuk memenuhi permintaan yang ada. Penurunan suku bunga ini, menurut BI, merupakan langkah strategis untuk memacu pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar