haluannews.id – Euforia investor terhadap saham SpaceX tampaknya mulai meredup drastis. Setelah debut penawaran umum perdana (IPO) yang menggemparkan pada 12 Juni 2026, saham perusahaan roket milik Elon Musk ini kini justru terperosok, bahkan jatuh di bawah harga IPO-nya hanya dalam waktu sebulan.

Related Post
Data terbaru menunjukkan, saham SpaceX telah anjlok sekitar 28% sejak pertama kali melantai di bursa. Pada penutupan perdagangan Jumat 24 Juli, nilai sahamnya berada di level US$115,07. Penurunan ini menjadi sinyal jelas bahwa antusiasme pasar terhadap raksasa kedirgantaraan tersebut mulai mendingin, jauh dari gegap gempita awal.

Padahal, IPO SpaceX bulan lalu mencetak sejarah. Penawaran saham tersebut berhasil mengumpulkan dana fantastis hingga US$86 miliar, sebuah rekor yang sekaligus mengukuhkan Elon Musk sebagai individu pertama yang mencapai status triliuner. Sahamnya sempat melesat hingga menembus US$225 per lembar dan melonjak sekitar 20% pada hari perdagangan penuh pertamanya.
Momentum positif sempat berlanjut ketika SpaceX berhasil masuk ke dalam indeks bergengsi Nasdaq-100. Hal ini terjadi berkat perubahan aturan Nasdaq yang memangkas masa tunggu perusahaan baru menjadi hanya 15 hari perdagangan, mendorong investor pasif untuk mengakumulasi sahamnya. Namun, lonjakan ini tak bertahan lama. Sehari setelah bergabung dengan indeks, saham SpaceX justru tergelincir di bawah harga penawaran perdana US$150 per saham.
Penurunan ini juga terjadi menjelang uji penerbangan ke-13 Starship, yang dijadwalkan sehari setelahnya. Fenomena ini mengindikasikan bahwa daya tarik terhadap perusahaan antariksa tersebut mulai memudar, hanya sebulan setelah debut yang sangat dinanti di pasar saham.
Mengutip laporan internasional, sebelumnya IPO SpaceX sempat memicu gelombang optimisme di pasar, memunculkan spekulasi bahwa perusahaan teknologi besar lain seperti Anthropic dan OpenAI akan segera menyusul. Kedua raksasa AI ini bahkan dikabarkan telah mengajukan dokumen IPO secara rahasia kepada Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat, meskipun belum ada pengumuman resmi. Namun, dengan kondisi SpaceX saat ini, tren "panas" tersebut mungkin akan sedikit tertahan.










Tinggalkan komentar