Haluannews Ekonomi – Tekanan ekonomi global dan efisiensi anggaran pemerintah tengah menjadi ujian berat bagi industri konstruksi nasional. Namun, di tengah badai tersebut, sejumlah emiten konstruksi justru melihat peluang emas untuk bangkit dan berkembang. Kemampuan beradaptasi dan fokus pada proyek strategis menjadi kunci keberhasilan mereka.

Related Post
Direktur Utama PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk (DGIK), Joko Prabowo, mengungkapkan strategi perusahaan dalam menghadapi tantangan ini. DGIK tetap konsisten dengan fokus bisnis pada sektor bangunan dan infrastruktur. Lebih lanjut, perusahaan secara agresif melakukan efisiensi sumber daya, menjalin kolaborasi strategis, dan memprioritaskan proyek-proyek yang memberikan kontribusi signifikan terhadap kinerja keuangan.

Menurut Joko, langkah efisiensi dan kolaborasi tersebut terbukti efektif dalam menjaga profitabilitas perusahaan di tengah iklim ekonomi yang kurang kondusif. Fokus pada proyek strategis juga dinilai mampu meminimalisir risiko dan memastikan arus kas tetap terjaga. Hal ini menunjukkan bahwa strategi yang tepat dapat menjadi penentu keberhasilan bagi emiten konstruksi di tengah persaingan yang ketat.
Untuk informasi lebih detail mengenai strategi dan optimisme DGIK dalam menghadapi tantangan industri konstruksi, saksikan wawancara eksklusif Direktur Utama PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk (DGIK), Joko Prabowo, dalam program Closing Bell Haluannews.id, Jumat (09/05/2025). Wawancara ini memberikan gambaran yang komprehensif mengenai prospek industri konstruksi dan langkah-langkah yang perlu diambil oleh para pelaku usaha untuk tetap bertahan dan berkembang.
Editor: Rohman










Tinggalkan komentar