haluannews.id – Di tengah gejolak ekonomi global yang penuh tantangan, Nusantara Group, distributor resmi motor premium Royal Enfield di Indonesia, justru menunjukkan geliat positif. Perusahaan otomotif yang berfokus pada distribusi, penjualan, serta layanan purnajual sepeda motor merek ternama asal Inggris ini, berhasil mencatatkan pertumbuhan signifikan, termasuk di segmen motor listrik yang mulai diminati.

Related Post
Erwin Manalu, Chief Operating Officer Nusantara Group, mengungkapkan bahwa Royal Enfield tidak hanya sukses dalam mendongkrak angka penjualan. Lebih dari itu, ekosistem komunitas penggemar Royal Enfield juga berkembang pesat, seiring dengan bertambahnya kantor cabang dan minat masyarakat yang semakin tinggi terhadap merek ikonik ini.

Demi memacu penjualan sekaligus memperkuat ikatan dengan pelanggan setia, Nusantara Group mengandalkan dua pilar strategi utama. Pertama, mereka berupaya membangun fondasi loyalitas merek yang kokoh di hati konsumen. Kedua, mereka gencar memperkenalkan Royal Enfield kepada khalayak yang menggemari sepeda motor modern klasik premium, memperluas jangkauan pasar secara efektif.
Meski demikian, operasional bisnis Nusantara Group tidak luput dari dampak tantangan global. Gejolak ekonomi dan geopolitik dunia, seperti terganggunya rantai pasok global dan pelemahan nilai tukar Rupiah, secara langsung memicu kenaikan biaya impor sepeda motor. Kondisi ini tentu menjadi ujian berat bagi perusahaan yang mengandalkan produk impor.
Lantas, bagaimana strategi Nusantara Group untuk mempertahankan performa bisnis motor impor di tengah ketidakpastian ekonomi global? Wawasan lebih dalam mengenai strategi Nusantara Group ini terungkap dalam sebuah dialog eksklusif di haluannews.id.










Tinggalkan komentar