haluannews.id – Otoritas Jasa Keuangan OJK baru-baru ini mengungkap data mengejutkan terkait kinerja perbankan pelat merah atau Himbara. Sepanjang paruh pertama tahun ini penyaluran kredit dari bank-bank milik negara tersebut melesat hingga 1695 persen. Angka ini jauh melampaui pertumbuhan tahun sebelumnya yang hanya mencapai 763 persen menunjukkan akselerasi bisnis yang luar biasa.

Related Post
Dian Ediana Rae Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK menjelaskan bahwa lonjakan pembiayaan ini sebagian besar didorong oleh peningkatan kucuran dana kepada berbagai segmen debitur termasuk perusahaan Badan Usaha Milik Negara BUMN dan Badan Usaha Milik Daerah BUMD. Meskipun penyaluran kredit ke sektor swasta juga signifikan namun pinjaman kepada BUMN atau BUMD tercatat lebih dominan. Bahkan OJK mencatat pertumbuhan kredit untuk BUMN atau BUMD mencapai angka fantastis 5779 persen secara tahunan per Juli 2026.

Meski demikian Dian menegaskan bahwa percepatan pertumbuhan kredit Himbara tidak semata-mata terkonsentrasi pada entitas BUMN saja. Sebaliknya penyaluran dana ini terdistribusi secara merata ke berbagai kelompok debitur. Hal ini membuktikan bahwa Himbara tetap menjalankan peran intermediasinya secara luas melayani baik sektor swasta maupun perusahaan negara. OJK sendiri terus memantau ketat eksposur dan konsentrasi kredit bank melalui Batas Maksimum Pemberian Kredit BMPK. Pengawasan ini memastikan bahwa setiap penyaluran kredit dilakukan dengan prinsip kehati-hatian serta manajemen risiko yang memadai sesuai regulasi yang berlaku.










Tinggalkan komentar