Misteri di Balik Mundurnya Komisaris Utama Asuransi Syariah JMAS

Misteri di Balik Mundurnya Komisaris Utama Asuransi Syariah JMAS

Haluannews Ekonomi – Jakarta – Dunia korporasi asuransi syariah dikejutkan dengan kabar pengunduran diri Mochamad Andy Arslan Djunaid dari posisi Komisaris Utama PT Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Abadi Tbk (JMAS). Surat pengunduran diri ini secara resmi diterima oleh pihak JMAS pada tanggal 2 Februari 2026.

COLLABMEDIANET

Informasi penting ini disampaikan oleh Direktur Utama JMAS, Basuki Agus, melalui keterbukaan informasi yang diterima Haluannews.id pada Rabu (4/2/2026). Dalam pernyataannya, Basuki Agus memastikan bahwa meskipun ada perubahan di jajaran pimpinan, kegiatan usaha dan operasional perusahaan tetap berjalan normal dan tidak terganggu.

Misteri di Balik Mundurnya Komisaris Utama Asuransi Syariah JMAS
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

"Bersama ini kami menyampaikan informasi bahwa pada tanggal 2 Februari 2026, PT Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Abadi Tbk ("Perseroan") telah menerima Surat pengunduran diri Komisaris Utama, Bapak Mochamad Andy Arslan Djunaid," tulis Basuki Agus, menegaskan transparansi perusahaan.

Pengunduran diri Andy Arslan Djunaid akan diproses lebih lanjut dan diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), sesuai dengan ketentuan yang termaktub dalam anggaran dasar perusahaan. Langkah ini merupakan prosedur standar korporasi untuk meresmikan perubahan struktural di dewan komisaris.

Mochamad Andy Arslan Djunaid sendiri bukan sosok baru di JMAS; ia telah menjabat sebagai Komisaris Utama sejak tahun 2014, menunjukkan rekam jejak yang panjang dalam mengawal perusahaan. Selain perannya di JMAS, ia juga tercatat aktif sebagai Ketua Umum Koperasi Simpan Pinjam Jasa sejak tahun 2010.

Saat ini, jajaran dewan komisaris JMAS tetap diisi oleh nama-nama seperti Sachroni, Ahmad Nugraha, dan Dhimas Achmad Sidharta, yang akan terus menjalankan fungsi pengawasan dan memberikan arahan strategis bagi kelangsungan bisnis perseroan. Pengunduran diri ini, meski menimbulkan pertanyaan di kalangan pasar, diharapkan tidak akan mengganggu stabilitas dan pertumbuhan JMAS ke depan.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar