MDIA Saham Melonjak 294% Ada Pemilik Misterius

MDIA Saham Melonjak 294% Ada Pemilik Misterius

haluannews.id – Saham PT Intermedia Capital Tbk MDIA, emiten dari grup Bakrie, mendadak jadi buah bibir di lantai bursa setelah mencatatkan kenaikan fantastis. Di tengah euforia lonjakan harga yang mencapai 294% dalam sebulan terakhir, Bursa Efek Indonesia BEI justru mengungkap sebuah fakta menarik terkait struktur kepemilikan perusahaan ini. BEI menyoroti adanya konsentrasi kepemilikan saham yang tinggi pada MDIA.

COLLABMEDIANET

Berdasarkan data keterbukaan informasi BEI, per tanggal 12 Agustus 2026, mayoritas saham MDIA, baik yang berbentuk warkat maupun tanpa warkat, terkumpul di tangan segelintir pemegang saham. Totalnya mencapai 94,31% dari keseluruhan saham perseroan. Kondisi ini secara resmi dikategorikan sebagai Kepemilikan Saham Terkonsentrasi Tinggi High Shareholding Concentration atau HSC oleh BEI.

MDIA Saham Melonjak 294% Ada Pemilik Misterius
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Meski demikian, pihak BEI menegaskan bahwa pengumuman ini bukan serta merta mengindikasikan adanya pelanggaran terhadap regulasi pasar modal yang berlaku. Informasi mengenai HSC ini lebih berfungsi sebagai alarm bagi para investor, agar lebih cermat dalam menganalisis struktur kepemilikan dan seberapa besar porsi saham yang beredar di publik.

Konsentrasi kepemilikan saham yang padat memang menjadi salah satu aspek krusial yang perlu diperhatikan investor. Hal ini bisa memengaruhi likuiditas saham serta dinamika pengambilan keputusan dalam perusahaan. Namun, data tersebut sendiri tidak bisa langsung diartikan sebagai masalah kepatuhan atau sinyal negatif bagi kinerja perseroan.

Sebagai konteks, lonjakan harga saham MDIA benar-benar mencuri perhatian. Dalam kurun waktu satu bulan terakhir, saham emiten ini melambung 294,3% dan kini diperdagangkan di level Rp 280 per saham. Dengan performa dahsyat tersebut, kapitalisasi pasar MDIA kini menyentuh angka Rp 10,9 triliun.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar