Maybank Raup Untung Fantastis Ini Buktinya

Maybank Raup Untung Fantastis Ini Buktinya

haluannews.id – PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) berhasil mencatatkan kinerja gemilang pada paruh pertama tahun 2026. Bank swasta terkemuka ini sukses membukukan laba sebelum pajak (PBT) sebesar Rp933 miliar, melonjak tajam 21,8% secara tahunan. Tak hanya itu, laba bersih setelah pajak dan kepentingan nonpengendali juga ikut terkerek 21,2% menjadi Rp698 miliar, menunjukkan kekuatan fundamental bisnisnya.

COLLABMEDIANET

Presiden Direktur Maybank Indonesia, Steffano Ridwan, mengungkapkan bahwa pencapaian solid ini merupakan buah dari implementasi prioritas strategis yang disiplin. Pertumbuhan portofolio pembiayaan yang berkelanjutan, optimalisasi komposisi pendanaan untuk menekan biaya, serta pengelolaan biaya yang ketat menjadi kunci di tengah gejolak pasar yang masih terasa. Maybank berkomitmen untuk terus mengembangkan segmen korporasi dan UKM dengan manajemen risiko yang prudent serta menjaga kualitas aset yang sehat.

Maybank Raup Untung Fantastis Ini Buktinya
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Total aset Maybank Indonesia pada akhir Juni 2026 mencapai Rp213,81 triliun, tumbuh signifikan 15,6% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Ekspansi bisnis yang konsisten ini turut mendorong penyaluran kredit secara keseluruhan. Total kredit tercatat tumbuh 3,8% menjadi Rp126,28 triliun. Segmen Global Banking menjadi penopang utama dengan kenaikan 5,0% menjadi Rp54,98 triliun, didorong oleh pertumbuhan pada korporasi lokal besar dan perbankan bisnis. Sementara itu, kredit yang dikelola melalui Community Financial Services juga meningkat 2,9% menjadi Rp71,30 triliun, berkat kontribusi dari pembiayaan SME+, otomotif, serta kartu kredit dan kredit tanpa agunan.

Dari sisi pendanaan, simpanan nasabah menunjukkan pertumbuhan impresif 8,2% menjadi Rp124,10 triliun. Peningkatan ini didorong oleh pertumbuhan giro dan tabungan (CASA) sebesar 22,4%, dengan giro melesat 32,1% dan tabungan naik 4,8%. Hasilnya, rasio CASA menguat menjadi 63,6% dari 56,2% pada periode yang sama tahun lalu. Strategi Bank dalam mengoptimalkan komposisi pendanaan juga terlihat dari penurunan deposito berjangka.

Efisiensi operasional juga menjadi sorotan. Beban operasional berhasil dikendalikan dengan kenaikan hanya 0,8%, mendorong laba operasional sebelum pencadangan naik 4,7% menjadi Rp1,29 triliun. Beban pencadangan juga membaik 19,0%, mencerminkan kualitas aset yang terjaga dengan baik. Rasio kredit bermasalah (NPL) tercatat sehat di angka 2,1% (gross) dan 1,3% (net) pada akhir Juni 2026.

Transformasi digital turut menjadi motor penggerak pertumbuhan. Volume transaksi melalui platform perbankan ritel Maybank2u (M2U) melonjak 20,8% menjadi 17,5 juta transaksi, diiringi pertumbuhan saldo tabungan digital sebesar 23,2%. Di segmen korporasi, volume transaksi Maybank2E (M2E) meningkat 5,6%, dengan saldo giro bertambah 34,3% mencapai Rp44,7 triliun.

Unit Usaha Syariah Maybank Indonesia juga tidak kalah cemerlang. Pada semester I 2026, perbankan syariah mencatatkan PBT sebesar Rp488 miliar, melesat 55,1% dibandingkan tahun sebelumnya. Kinerja ini ditopang oleh kenaikan pembiayaan syariah 11,7% menjadi Rp32,96 triliun dan peningkatan pendapatan berbasis biaya (fee based income) sebesar 20,0%. Pembiayaan syariah kini berkontribusi 29,7% terhadap total kredit Bank.

Presiden Komisaris Maybank Indonesia, Dato’ Sri Khairussaleh Ramli, menegaskan bahwa kinerja solid ini mencerminkan ketangguhan model bisnis dan kemampuan Bank dalam memanfaatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui strategi yang disiplin di tengah volatilitas pasar dan ketidakpastian ekonomi global. Berlandaskan strategi ROAR30 dan integrasi entitas jasa keuangan Maybank di Indonesia, Bank ini siap menghadirkan solusi keuangan terintegrasi dan menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar