Mandiri Jogja Marathon Cuan UMKM Melimpah

Mandiri Jogja Marathon Cuan UMKM Melimpah

haluannews.id – Gelaran akbar Mandiri Jogja Marathon (MJM) 2026 sukses memukau ribuan pelari sekaligus menggerakkan roda perekonomian lokal Daerah Istimewa Yogyakarta. Dihelat di lanskap megah Candi Prambanan pada Minggu 21 Juni 2026, ajang lari ini mencatatkan rekor partisipasi dengan 10.200 pelari dari 17 negara, menjadikannya perhelatan terbesar sejak pertama kali digelar pada tahun 2017. Kehadiran massa pelari dan pendampingnya tak hanya menyemarakkan suasana, namun juga menjadi suntikan energi bagi sektor pariwisata, perhotelan, transportasi, kuliner, hingga Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di sekitarnya.

COLLABMEDIANET

Adhika Vista, Corporate Secretary Bank Mandiri, menegaskan bahwa MJM telah bertransformasi jauh melampaui sekadar lomba lari. Menurutnya, event ini merupakan manifestasi nyata dari sinergi berbagai pihak untuk menciptakan dampak ekonomi yang lebih luas dan berkelanjutan. "MJM adalah cerminan kolaborasi erat antara Bank Mandiri, komunitas, pelaku UMKM, dan pemerintah daerah. Kami bertekad agar setiap jejak langkah pelari memberikan kontribusi signifikan bagi lingkungan dan masyarakat, sehingga MJM benar-benar hadir sebagai ‘More Than a Race’," ungkap Adhika dalam keterangan resminya.

Mandiri Jogja Marathon Cuan UMKM Melimpah
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Bank Mandiri secara proaktif memperkuat kapasitas UMKM lokal melalui serangkaian program pendampingan dan literasi keuangan digital. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing usaha sekaligus mendorong adopsi transaksi digital di kalangan pedagang sekitar lokasi acara. Di area Race Village Candi Prambanan, Bank Mandiri menghadirkan program Mandiri LAKU LOKAL (mLaku Lokal) yang sukses melibatkan 27 merek lokal dan 70 tenant UMKM. Kehadiran mereka tak hanya menjadi ajang promosi, tetapi juga membuka keran peningkatan penjualan yang signifikan selama gelaran berlangsung. Tak berhenti di situ, Bank Mandiri juga menggelar Festival UMKM yang merangkul sekitar 60 pelaku usaha di sekitar Prambanan, serta memperkuat literasi melalui program UMKM Pasar Ngasem.

Dampak ekonomi dari event ini semakin terasa berkat tingginya animo peserta, baik dari dalam maupun luar negeri, yang berbondong-bondong datang ke Yogyakarta. Ribuan pelari beserta rombongan pendamping mereka diperkirakan mendongkrak tingkat hunian hotel, meningkatkan konsumsi di sektor kuliner, dan memicu aktivitas wisata di berbagai destinasi menarik di sekitar Prambanan.

Selain aspek ekonomi, Bank Mandiri juga menempatkan komitmen terhadap keberlanjutan sebagai pilar utama penyelenggaraan MJM 2026. Berbagai program ramah lingkungan diintegrasikan, mulai dari pengurangan emisi karbon melalui fitur Livin’ Planet, pengelolaan kawasan dengan konsep zero waste to landfill, penggunaan racepack hasil upcycling, hingga kampanye masif daur ulang pakaian.

Di ranah sosial, Bank Mandiri menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan tema "Melangkah Bersama, Membangun Jogja". Program ini mencakup layanan kesehatan gratis bagi 1.650 Abdi Dalem di Puro Pakualaman, Puralaya Imogiri, dan Keraton Ngayogyakarta, penyelenggaraan khitanan massal untuk 280 anak, serta perbaikan infrastruktur di 28 desa yang dilalui rute lomba. Perseroan juga mendistribusikan 2.800 paket sembako dan mendukung pelestarian warisan budaya melalui inisiatif digitalisasi manuskrip kuno koleksi Widyapustaka Pakualaman.

Menurut Adhika, perpaduan unik antara olahraga, budaya, pariwisata, pemberdayaan ekonomi, dan keberlanjutan inilah yang menjadi ciri khas Mandiri Jogja Marathon, membedakannya dari event lari lainnya. "Melalui Mandiri Jogja Marathon, kami ingin menghadirkan sebuah perayaan yang tak hanya dinikmati oleh para pelari, tetapi juga mampu menciptakan nilai tambah yang nyata bagi masyarakat, lingkungan, dan perekonomian daerah secara berkelanjutan," tuturnya.

MJM 2026 juga dimanfaatkan Bank Mandiri sebagai platform strategis untuk memperkenalkan beragam inovasi layanan digital terbarunya. Beberapa produk yang diluncurkan meliputi Livin’ Next-G yang menyasar generasi muda, Livin’ Kredit Back to Back Obligasi, hingga fitur pembiayaan emas melalui KSM Emas pada layanan Livin’ Gold. Langkah ini merupakan bagian integral dari strategi Bank Mandiri untuk memperluas ekosistem layanan keuangan digitalnya, sekaligus mendorong inklusi keuangan di berbagai segmen masyarakat. "Dengan semangat ‘More Than a Race’, kami berupaya memastikan Mandiri Jogja Marathon meninggalkan kesan mendalam, sekaligus memberikan manfaat yang lebih luas melalui penguatan ekosistem serta berbagai solusi yang mampu mendukung kebutuhan masyarakat yang terus berkembang," pungkas Adhika.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar