Haluannews Ekonomi – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mendapat suntikan dana segar Rp 55 triliun dari pemerintah. Dana yang berasal dari Saldo Anggaran Lebih (SAL) ini, berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan (KMK) No. 276 Tahun 2025, akan disalurkan untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi nasional. Direktur Corporate Banking Bank Mandiri, Mochamad Rizaldi, mengungkapkan strategi penyaluran dana tersebut dalam konferensi pers kinerja kuartal II secara daring, Jumat (19/9/2025).

Related Post
Rizaldi menegaskan, fokus utama penyaluran kredit akan diarahkan pada sektor-sektor prioritas pemerintah. UMKM dan sektor produktif yang mampu meningkatkan daya saing ekspor, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat ekonomi kerakyatan menjadi target utama. "Kucuran dana ini akan memperkuat likuiditas dan kapabilitas Bank Mandiri dalam menyalurkan kredit," ujarnya.

Dengan tambahan likuiditas yang signifikan, Bank Mandiri optimistis dapat berperan lebih besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Penyaluran kredit ke sektor-sektor unggulan diharapkan mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi perekonomian Indonesia. Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk mempercepat pembiayaan dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan. Strategi ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Editor: Rohman










Tinggalkan komentar