LPS Luncurkan Sistem ‘Mata Elang’ Digital: Dana Ribuan Bank Kini Terpantau Real-Time!

LPS Luncurkan Sistem 'Mata Elang' Digital: Dana Ribuan Bank Kini Terpantau Real-Time!

Haluannews Ekonomi – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) tengah menggarap sebuah sistem informasi data mutakhir yang dirancang untuk beroperasi secara real-time. Inisiatif strategis ini bertujuan untuk memperkuat akurasi dan validasi data perbankan, sebuah langkah krusial dalam mendukung fungsi penjaminan simpanan serta resolusi bank, demikian disampaikan Ketua Dewan Komisioner LPS, Anggito Abimanyu.

COLLABMEDIANET

"Kami akan membangun suatu sistem pengelolaan data dan informasi yang berjalan secara real-time. Ini diharapkan mampu meningkatkan akurasi dan validasi data secara signifikan, khususnya dalam konteks penjaminan dan proses resolusi bank," jelas Anggito dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta, Selasa (19/5/2026).

LPS Luncurkan Sistem 'Mata Elang' Digital: Dana Ribuan Bank Kini Terpantau Real-Time!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Anggito menegaskan bahwa peningkatan kualitas data merupakan fondasi vital untuk menjaga keamanan dana nasabah. Saat ini, LPS memiliki mandat untuk memantau dan menjamin simpanan di lebih dari 1.500 institusi perbankan.

"Lingkup pengawasan kami saat ini mencakup 1.594 bank, yang terdiri dari berbagai kategori, mulai dari bank umum, bank syariah, bank daerah, bank digital, hingga Bank Perkreditan Rakyat (BPR)," paparnya.

Selama ini, proses deteksi kinerja dan validasi data perbankan membutuhkan waktu sekitar satu bulan. Durasi yang relatif panjang ini dinilai kurang efektif dan efisien, terutama dalam menghadapi dinamika dan potensi permasalahan di sektor perbankan yang membutuhkan respons cepat.

"Kami juga mengamati adanya peningkatan kasus gugatan hukum yang cukup signifikan. Saat ini, kami menangani sekitar 20 kasus yang mayoritas bersumber dari sengketa data. Terutama pada BPR, akurasi data seringkali menjadi kendala, sehingga kami harus melayani berbagai gugatan yang masuk," ungkap Anggito, menyoroti urgensi sistem baru ini untuk meminimalisir risiko hukum dan operasional.

Dengan hadirnya sistem real-time ini, LPS berharap dapat mempercepat proses identifikasi masalah, meningkatkan efisiensi penanganan kasus, serta pada akhirnya memperkuat kepercayaan publik terhadap stabilitas sistem keuangan nasional dan perlindungan dana nasabah.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar