Haluannews Ekonomi – Pasar kripto kembali menorehkan catatan merah pada Jumat pagi (10/1/2025). Bitcoin dan Ethereum kompak ambruk, menyeret altcoin lainnya dalam tren penurunan yang signifikan. Hal ini terjadi di tengah kekhawatiran investor akan pemangkasan suku bunga di AS pada tahun 2025.

Related Post
Berdasarkan data CoinMarketCap pukul 06:15 WIB, Bitcoin anjlok 2,67% ke US$92.448, dan secara mingguan berada di zona negatif 4,45%. Ethereum juga mengalami depresiasi sebesar 2,9% dalam 24 jam terakhir, dan melemah 6,24% dalam sepekan. XRP terkoreksi 4,2% secara harian dan 4,65% dalam sepekan. Solana bahkan lebih parah, tergelincir 5,72% dalam 24 jam terakhir dan 9,69% dalam tujuh hari terakhir.

Indeks CoinDesk Market Index (CMI), yang mengukur kinerja tertimbang kapitalisasi pasar aset digital, turut anjlok 3,09% ke angka 3.456,23. Open interest juga terdepresiasi 3,51% menjadi US$126,02 miliar. Fear & Greed Index dari coinmarketcap.com menunjukkan angka 49, mengindikasikan pasar berada dalam fase netral.
Haluannews.id mencatat, investor menarik dana besar-besaran dari Exchange Traded Funds (ETF) Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) yang terdaftar di AS pada Rabu lalu. Ketidakpastian makroekonomi menjadi penyebab utama. Sebelas ETF Bitcoin mencatat aliran keluar bersih gabungan sebesar US$588 juta, angka terbesar kedua sejak ETF ini diperdagangkan setahun lalu. ETF Ethereum juga mengalami aliran keluar bersih sebesar US$159 juta.
Aliran dana keluar ini dipicu oleh kekhawatiran inflasi di AS yang meningkatkan volatilitas pasar obligasi dan menekan harga aset berisiko. Dalam tiga hari terakhir, harga Bitcoin telah merosot hampir 8,5%, gagal mempertahankan posisi di atas US$100.000. Risalah pertemuan The Fed pada 18 Desember menunjukkan pejabat bank sentral AS mempertimbangkan perlambatan pelonggaran kebijakan, dan mengungkapkan kekhawatiran akan dampak inflasi dari kebijakan Presiden terpilih Donald Trump.
Meski demikian, beberapa analis tetap optimis, mengharapkan kenaikan kembali setelah rilis laporan nonfarm payrolls pada Jumat. "Laporan ketenagakerjaan AS sangat dinantikan, karena akan memberikan wawasan penting tentang kesehatan ekonomi AS," ujar Valentin Fournier, analis di BRN. "Kami memperkirakan volatilitas terbatas menjelang akhir pekan dan merekomendasikan mempertahankan eksposur tinggi terhadap aset digital, dengan preferensi pada Bitcoin dibandingkan Ethereum."











Tinggalkan komentar