haluannews.id – Kekayaan fantastis hingga ratusan miliar dolar AS ternyata belum menjadi jaminan untuk membuka semua pintu. Jeff Bezos, pendiri raksasa e-commerce Amazon, hingga kini masih kesulitan mendapatkan keanggotaan di Indian Creek Country Club, sebuah klub paling eksklusif di Miami, Amerika Serikat. Padahal, Bezos telah memiliki tiga properti mewah di Indian Creek Island, yang dijuluki "Billionaire Bunker", dengan total investasi mencapai US$234 juta atau setara Rp4,17 triliun.

Related Post
Pulau privat tersebut memang menjadi hunian bagi deretan orang terkaya dan paling berpengaruh di dunia. Namun, status sebagai pemilik properti di sana tidak secara otomatis memberikan tiket masuk ke klub bergengsi ini.

Menurut laporan The Wall Street Journal, Bezos bahkan hadir bersama istrinya, Lauren Sánchez Bezos, sebagai tamu kehormatan dalam pesta tahunan Indian Creek Country Club Februari lalu. Kehadirannya disebut-sebut sebagai upaya untuk meyakinkan para pengurus klub agar menerima dirinya sebagai anggota. Ia terlihat berbincang dengan banyak anggota, sementara sejumlah pengusaha kakap seperti Richard LeFrak dan Eddie Lampert turut mengantre untuk bersalaman dengannya. Namun, enam bulan berlalu, undangan keanggotaan yang dinanti-nantikan tak kunjung tiba.
Indian Creek Country Club, yang berdiri sejak tahun 1929, telah lama menjadi tempat berkumpulnya keluarga-keluarga kaya raya dan tokoh-tokoh terkemuka di Florida Selatan. Klub ini hanya menampung sekitar 350 anggota, menjadikannya sangat terbatas. Untuk bisa bergabung, calon anggota harus merogoh kocek hampir US$1 juta atau sekitar Rp16 miliar sebagai biaya awal, ditambah iuran tahunan sekitar US$44.000 atau Rp704 juta. Namun, uang saja tidak cukup.
Proses seleksi keanggotaan sangat ketat. Calon anggota wajib mendapatkan sponsor dari dua anggota aktif dan lima surat rekomendasi dari anggota lainnya. Mereka juga diharapkan aktif bersosialisasi dengan anggota lama, membangun kesan positif melalui kehadiran di berbagai acara klub, pertemuan koktail, hingga bermain golf bersama. Enam anggota komite keanggotaan akan menyeleksi kandidat, sebelum akhirnya dewan direksi beranggotakan 15 orang, yang dipimpin oleh mantan CEO AutoNation Mike Jackson, memberikan suara untuk menerima atau menolak.
Ironisnya, popularitas dan kekayaan yang melimpah justru bisa menjadi bumerang. Beberapa sumber internal klub mengungkapkan bahwa kekayaan yang terlalu besar atau ketenaran yang mencolok kadang membuat anggota lama enggan menerima pendatang baru. Ini mencerminkan benturan antara "old money" Florida Selatan dengan gelombang miliarder baru dari sektor teknologi, keuangan, dan real estat.
Bezos bukanlah satu-satunya miliarder yang menghadapi dinding eksklusivitas ini. Jared Kushner dan Ivanka Trump, keluarga kerajaan Qatar, serta CEO Meta Mark Zuckerberg juga tercatat sebagai pemilik atau penghuni properti di Indian Creek, namun belum berhasil menjadi anggota country club tersebut. Bahkan, pernah ada upaya dari sebagian anggota untuk mengubah aturan klub, menaikkan persentase suara yang diperlukan untuk menyetujui penjualan klub, demi mencegah seorang taipan teknologi datang dengan cek miliaran dolar untuk membelinya. Untungnya, usulan perubahan aturan itu tidak disetujui.
Jared Kushner dan Ivanka Trump juga merasakan sulitnya menembus lingkaran ini. Setelah membeli lahan dan merenovasi rumah, mereka disponsori oleh Mary Anne Shula, istri mendiang pelatih Miami Dolphins Don Shula. Shula bahkan mengadakan pesta koktail untuk memperkenalkan pasangan tersebut kepada pengurus klub. Namun, ketika Jared dan Ivanka ganti mengadakan pesta di rumah mereka, hanya sekitar separuh anggota dewan klub yang hadir. Meskipun sebagian beralasan sedang di luar kota, ketidakhadiran tersebut ditafsirkan sebagai sinyal penolakan. CEO Goldman Sachs David Solomon juga sempat ditolak, bahkan ada petisi untuk mencegahnya masuk, meski akhirnya ia berhasil menjadi anggota. Berbeda dengan pendiri Jersey Mike’s Peter Cancro dan legenda NFL Tom Brady yang disebut tidak mengalami kesulitan berarti.
Lalu, apa yang membuat Indian Creek begitu istimewa? Eksklusivitasnya bukan hanya soal gengsi, melainkan juga privasi dan keamanan tingkat tinggi. Indian Creek Village adalah munisipalitas tersendiri dengan kewenangan legislatif. Pulau seluas sekitar 300 acre ini hanya bisa diakses melalui satu jembatan berpagar atau menggunakan kapal, dan memiliki kepolisian sendiri. Sebagian besar wilayah pulau dimiliki oleh country club.
Klub ini dilengkapi lapangan golf privat, clubhouse bergaya vila Mediterania, serta kolam renang dengan pemandangan langsung ke Biscayne Bay dan cakrawala Miami yang memukau. Tingkat privasi dan keamanan inilah yang menjadikan keanggotaan klub begitu berharga bagi para superkaya, bahkan melebihi nilai uang triliunan yang mereka miliki.








Tinggalkan komentar