haluannews.id – Penjabat Sementara Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti baru-baru ini menegaskan bahwa likuiditas di pasar keuangan domestik tetap terjaga kuat. Kondisi ini merupakan buah dari serangkaian operasi moneter terukur yang secara konsisten dijalankan oleh bank sentral untuk memastikan stabilitas ekonomi.

Related Post
Destry mengungkapkan bahwa hingga akhir Juli 2026, Bank Indonesia telah melakukan pembelian Surat Berharga Negara (SBN) dengan nilai yang mencengangkan, mencapai Rp 195,25 triliun. Dari total tersebut, sebanyak Rp 79,6 triliun di antaranya diserap melalui transaksi di pasar sekunder. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan posisi sebelumnya yang tercatat Rp 188,68 triliun per 21 Juli 2026.

Langkah strategis ini, menurut Destry, diharapkan mampu mendukung pertumbuhan uang primer hingga mencapai dua digit, yakni 15%. Pembelian SBN ini bukan sekadar intervensi pasar biasa, melainkan bagian krusial dari upaya koordinasi berkelanjutan antara Bank Indonesia dan pemerintah. Tujuannya jelas: memastikan kecukupan likuiditas di sektor perbankan dan menjaga stabilitas sistem keuangan nasional agar tetap kokoh di tengah dinamika global.










Tinggalkan komentar