Haluannews Ekonomi – Yogyakarta, Haluannews.id – Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Anggito Abimanyu, turut memeriahkan hari kedua Jogja Financial Festival (JFF) 2026 di Jogja Expo Center (JEC), Bantul, Sabtu (23/5/2026). Kehadirannya yang dimulai sekitar pukul 08.50 WIB ini menjadi sorotan, mengingat pesan penting yang ia sampaikan mengenai fondasi kemajuan sektor keuangan.

Related Post
Dalam kehadirannya, Anggito menekankan pentingnya disiplin dan tata kelola yang baik sebagai kunci utama kemajuan sektor keuangan, yang pada akhirnya bermuara pada ‘cuan’ atau keuntungan. "Sektor keuangan itu, syaratnya ya untuk bisa maju harus disiplin, membangun tata kelola, memberdayakan SDM, bisnis yang menguntungkan, akhirnya kan cuan," ungkap Anggito kepada Haluannews.id di sela-sela acara.

Dengan antusias, Dewan Komisioner LPS ini mengajak seluruh lapisan masyarakat, mulai dari pelajar hingga profesional, untuk tidak melewatkan kesempatan emas di JFF 2026. "Silakan datang ke JEC, ini acara keren banget nih. Banyak sekali event dan pengalaman baru yang belum pernah Anda saksikan. Kami buka sampai jam 9 malam," serunya, menjamin bahwa festival ini menawarkan lebih dari sekadar seminar biasa.
JFF 2026 hari kedua diramaikan oleh deretan narasumber kaliber tinggi, mulai dari legislator, pimpinan perusahaan top, hingga perwakilan kementerian dan lembaga keuangan. Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menjadi pembuka dengan keynote speech yang menginspirasi.
Sesi "Business Talk: The Bankers" menjadi magnet tersendiri, menghadirkan jajaran direksi bank-bank raksasa Indonesia untuk membedah strategi dan prospek perbankan nasional. Hadir antara lain Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Hery Gunardi, Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Nixon LP Napitupulu, Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk Anggoro Eko Cahyo, Direktur Treasury & International Banking PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Abu Santosa Sudradjat, serta Direktur Keuangan & Strategi PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Novita Widya Anggraini.
Tak kalah menarik, "CEO Talk" menghadirkan Presiden Direktur dan CEO PT Vale Indonesia Tbk, Bernardus Irmanto, yang berbagi wawasan kepemimpinan dan strategi korporasi. Sementara itu, COO Danantara, Donny Oskaria, memberikan sesi eksklusif dalam "1 On 1 EXECUTIVE".
Para pegiat pasar keuangan juga dimanjakan dengan sesi "FINANCIAL MARKET: Bonds and Capital". Diskusi mendalam ini menghadirkan Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan RI Suminto, PJS Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Jeffrey Hendrik, dan Direktur Utama PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) Reynaldi Hermansjah.
Di antara padatnya sesi edukasi, hiburan segar disajikan oleh komedian Surya Insomnia dalam "Arisan Financial" dan Stand Up Comedy dari Kiky Saputri, memastikan peserta tetap rileks dan terinspirasi.
Menjelang malam, JFF 2026 menyajikan serangkaian "Educational Class" yang padat ilmu. Sesi "Entrepreneur Talks" mempertemukan Founder and Chairman CT Corp, Chairul Tanjung, dengan Dirut BRI, Hery Gunardi, membahas kiat-kiat membangun bisnis dan strategi pertumbuhan berkelanjutan. Kemudian, "Muda Kaya Raya, Tua Sejahtera" mengupas perencanaan keuangan masa depan bersama Kepala Departemen Pengawasan Asuransi dan Jasa Penunjang Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumarjono, Ketua Bidang Kerjasama Antar Lembaga, Regulator, Stakeholder’s Dalam Negeri & Internasional AAJI Handojo G Kusuma, dan Direktur Keuangan IFG Heru Handayanto.
Literasi finansial juga diperkuat melalui "A Financial Management for Sustainable Growth" oleh Branch Manager UGM Branch Office, Diah Charmaningtyas. Generasi muda diajak "Cuan Sebelum 25: Level Up Finansial dan Investasi Bareng Livin’ by Mandiri" bersama VP Wealth Management Group Pratomo Setiaji Kendarto Avp dan Retail Deposit Product & Solution Group Risdianto. Peluang investasi emas juga dibahas dalam "Smart Investing with Adityo Kusumowardhono (ANTAM)" oleh Precious Metal Commercial Division Head PT ANTAM (Persero) Tbk, Adityo Kusumowardhono.
JFF 2026 membuktikan diri sebagai platform komprehensif untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, dengan dukungan penuh dari berbagai pemangku kepentingan di sektor ekonomi, menawarkan wawasan berharga dan peluang jaringan yang tak ternilai.
Editor: Rohman









Tinggalkan komentar