Haluannews Ekonomi – Gejolak global masih menghantui pasar keuangan dunia. Perang dagang AS-China, kebijakan proteksionis, dan tensi geopolitik antara Iran dan Israel terus menekan kinerja pasar dan memicu ketidakpastian arah kebijakan bank sentral utama seperti The Fed. Di Indonesia, bayang-bayang kebijakan pemerintahan baru Presiden Prabowo Subianto turut mewarnai sentimen pasar. Pertumbuhan ekonomi yang melambat dan daya beli masyarakat yang lesu menambah kompleksitas situasi.

Related Post
Ridwan Soetedja, Presiden Direktur Panin Asset Management, mengungkapkan bahwa kejelasan arah kebijakan ekonomi pemerintahan baru menjadi faktor kunci bagi investor. Banyak investor memilih sikap "wait and see", menunggu kepastian sebelum menggelontorkan dana ke pasar modal domestik. Hal ini menunjukkan betapa krusialnya peran pemerintah dalam memberikan sinyal positif dan menciptakan iklim investasi yang kondusif.

Pertanyaan besar pun muncul: kemana arah investasi yang tepat di tengah ketidakpastian ini? Dalam wawancara eksklusif di program Squawk Box, Haluannews.id (Rabu, 18/06/2025), Ridwan Soetedja menjabarkan pandangannya mengenai strategi investasi yang bijak di tengah tantangan global dan domestik yang kompleks. Ia memberikan analisis mendalam tentang potensi dan risiko berbagai sektor investasi, memberikan wawasan berharga bagi para pengelola dana dengan portofolio besar. Wawancara tersebut memberikan gambaran strategi investasi yang tepat di tengah ketidakpastian ekonomi saat ini.
Editor: Rohman










Tinggalkan komentar