Investasi Bodong Rawan, OJK Tak Tanggung Risiko "Finfluencer"!

Investasi Bodong Rawan, OJK Tak Tanggung Risiko "Finfluencer"!

Haluannews Ekonomi – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan bahwa risiko investasi yang timbul akibat rekomendasi dari para financial influencer atau "finfluencer" tidak menjadi tanggung jawab lembaga pengawas tersebut. Meski demikian, OJK tengah merampungkan formulasi kebijakan khusus untuk mengatur aktivitas para pemberi pengaruh di bidang keuangan ini.

COLLABMEDIANET

Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, menjelaskan bahwa perumusan kebijakan terkait finfluencer memiliki kompleksitas tersendiri. Fokus utama adalah memilah antara aktivitas promosi yang melanggar aturan industri jasa keuangan dengan aktivitas pemberian opini pribadi.

Investasi Bodong Rawan, OJK Tak Tanggung Risiko "Finfluencer"!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

OJK akan menindak tegas jika ditemukan iklan atau janji keuntungan tidak realistis yang dilakukan oleh perusahaan jasa keuangan yang berada di bawah pengawasannya. Namun, aktivitas finfluencer sebagai individu yang tidak berada di bawah pengawasan langsung OJK menjadi tantangan tersendiri.

Sebelumnya, Anggota Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menyatakan bahwa aturan untuk finfluencer ditargetkan rampung pada kuartal I tahun 2026. Regulasi ini bertujuan untuk menciptakan transparansi, terutama terkait potensi konflik kepentingan.

Kiki, sapaan akrab Friderica, menekankan pentingnya keterbukaan dari finfluencer terkait kerjasama dengan perusahaan jasa keuangan. Hal ini untuk menghindari informasi yang menyesatkan bagi masyarakat. Ia mencontohkan kasus dimana seorang influencer menerima komisi besar untuk mempromosikan produk investasi tertentu, tanpa mengungkapkan fakta tersebut kepada pengikutnya.

OJK berharap regulasi ini dapat melindungi masyarakat dari potensi kerugian akibat rekomendasi investasi yang tidak bertanggung jawab dari para finfluencer. Masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati dan melakukan riset mendalam sebelum memutuskan berinvestasi.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar