Haluannews Ekonomi – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan performa impresif dengan melonjak 1,49% dan menutup perdagangan pada level 8.274,35 pada hari Kamis (23/10/2025). Kinerja positif ini membawa IHSG semakin mendekati level psikologis 8.300. Namun, di sisi lain, nilai tukar Rupiah justru mengalami pelemahan terhadap Dolar Amerika Serikat, menimbulkan pertanyaan mengenai sentimen yang memengaruhi dinamika pasar keuangan Indonesia.

Related Post
Pergerakan IHSG yang signifikan dan pelemahan Rupiah menjadi sorotan utama para pelaku pasar. Analis pasar modal dari Haluannews.id Research, Susi Setiawati, memberikan pandangannya dalam program Closing Bell Haluannews.id. Dalam analisisnya, Susi mengupas tuntas faktor-faktor fundamental yang mendorong kenaikan IHSG, sekaligus menyoroti tekanan yang menyebabkan Rupiah kembali tertekan.

Investor dan pelaku pasar tentu menantikan penjelasan lebih lanjut mengenai prospek IHSG ke depan, serta strategi yang dapat diambil untuk menghadapi fluktuasi nilai tukar Rupiah. Analisis mendalam dari Susi Setiawati diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas dan membantu pengambilan keputusan investasi yang lebih tepat.
Editor: Rohman










Tinggalkan komentar