Haluannews Ekonomi – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan hari ini dengan optimisme yang tinggi. Penguatan sebesar 0,46% atau 36,52 poin, membawa IHSG ke level 7.967,77. Gerakan ini diiringi oleh aktivitas perdagangan yang cukup signifikan, dengan nilai transaksi mencapai Rp 375,8 miliar dan melibatkan 596,3 juta saham dalam 29.460 kali transaksi. Hanya butuh tambahan 33 poin lagi untuk menembus level psikologis 8.000.

Related Post
Euforia jelang HUT RI ke-78 dan pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto tampaknya menjadi sentimen positif yang mendorong kenaikan IHSG. Selain itu, Sidang Bersama dan Nota Keuangan 2026 juga menjadi fokus perhatian pasar. Data ekonomi eksternal, seperti ekspektasi inflasi AS dari Universitas Michigan, tingkat pengangguran di China, dan penjualan ritel Tiongkok serta AS untuk Juli 2025, juga turut mewarnai pergerakan IHSG.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mahendra Siregar, menilai penguatan IHSG mencerminkan fundamental perusahaan-perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Ia menekankan bahwa kenaikan indeks tidak hanya didorong oleh kinerja perusahaan besar, tetapi juga perusahaan menengah. "Kinerja perusahaan di papan tengah juga sangat kuat," ujar Mahendra.
Lebih lanjut, Mahendra menambahkan bahwa penguatan IHSG juga merefleksikan sentimen pasar terhadap kondisi ekonomi makro dan global yang lebih baik. Meskipun masih ada dinamika dan ketidakpastian, situasi saat ini dinilai lebih positif dibandingkan 3-4 bulan lalu.
Apakah IHSG mampu menembus level 8.000? Pidato Prabowo dan data ekonomi global akan menjadi penentu. Kita tunggu perkembangan selanjutnya.
Editor: Rohman










Tinggalkan komentar