IHSG Naik Tipis, Konglomerat Jadi Pahlawan!

IHSG Naik Tipis, Konglomerat Jadi Pahlawan!

Haluannews Ekonomi – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil parkir di zona hijau pada perdagangan sesi pertama, Rabu (27/8/2025), dengan penguatan tipis 0,30% atau 23,53 poin ke level 7.929,29. Pergerakan ini diiringi oleh aktivitas perdagangan yang cukup tinggi, ditandai dengan nilai transaksi mencapai Rp 10,97 triliun dan volume perdagangan 22,66 miliar saham. Sebanyak 352 saham menguat, sementara 283 saham melemah, dan 167 saham stagnan.

COLLABMEDIANET

Sektor utilitas dan properti menjadi bintang utama dengan kinerja positif yang signifikan. Sebaliknya, sektor konsumer primer, finansial, dan konsumer non primer mengalami pelemahan. Namun, yang menarik perhatian adalah peran krusial saham-saham konglomerat dalam menopang IHSG. Emiten energi terbarukan milik Prajogo Pangestu, Barito Renewables Energy (BREN), menjadi kontributor terbesar dengan kenaikan indeks sebesar 32,22 poin. Peran penting juga ditunjukkan oleh emiten batu bara Grup Sinar Mas (DSSA), emiten data center milik Toto Sugiri (DCII), holding bisnis Prajogo (BRPT), dan emiten tambang emas kongsi Saratoga dan Boy Thohir (MDKA).

IHSG Naik Tipis, Konglomerat Jadi Pahlawan!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Meskipun demikian, pasar masih dibayangi sejumlah tantangan. Setelah euforia rebalancing MSCI, investor kini menunggu katalis baru untuk mendorong penguatan lebih lanjut. Penguatan indeks dolar AS juga menjadi ancaman, mengingat potensi pelemahan rupiah. Kondisi ini mengingatkan pada perdagangan Selasa (26/8/2025), di mana volume dan nilai transaksi mencapai rekor tertinggi tahun ini, namun IHSG justru ditutup negatif. Potensi penurunan IHSG hari ini pun tetap ada, mengingat efek rebalancing MSCI yang sudah berlaku efektif.

Sentimen negatif juga datang dari pasar Asia-Pasifik, yang mayoritas mengalami penurunan, dipicu oleh kekhawatiran atas kebijakan tarif Presiden AS. India menjadi sorotan, menghadapi potensi tarif tambahan hingga 50% untuk ekspor ke AS. Penurunan terlihat pada Nikkei 225 Jepang (-0,17%), Topix (-0,3%), Kospi Korea Selatan (-0,17%), dan Kosdaq (-0,16%). Hanya indeks S&P/ASX 200 Australia yang mencatatkan kenaikan (0,23%). Sementara itu, kontrak berjangka Hang Seng Hong Kong menunjukkan potensi pembukaan yang lebih tinggi.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar