IHSG Melambung Tinggi Akankah Tembus 6200

IHSG Melambung Tinggi Akankah Tembus 6200

haluannews.id – Indeks Harga Saham Gabungan IHSG menunjukkan performa gemilang pada penutupan perdagangan Kamis 30 Juli 2026. Indeks kebanggaan pasar modal Indonesia ini melonjak signifikan 1,56 persen dan berhasil bertengger di level 6.186,36. Kenaikan impresif ini didorong oleh kinerja cemerlang hampir seluruh sektor terutama saham-saham berkapitalisasi besar dari perbankan dan telekomunikasi.

COLLABMEDIANET

Sepanjang hari IHSG bergerak dinamis dengan rentang perdagangan antara 6.106,55 hingga 6.186,36 dan sukses mengakhiri sesi di posisi tertingginya. Penguatan indeks juga diwarnai dominasi saham-saham yang mencatatkan kenaikan. Sebanyak 511 saham berhasil menguat 171 saham melemah dan 281 saham ditutup stagnan.

IHSG Melambung Tinggi Akankah Tembus 6200
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Total nilai transaksi di seluruh pasar mencapai angka fantastis Rp12,43 triliun. Volume perdagangan tercatat sebesar 25,37 miliar saham yang diperdagangkan dalam 1,729 juta kali transaksi. Sementara itu kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia kini menyentuh sekitar Rp10.812 triliun.

Menurut data Refinitiv sektor kesehatan memimpin deretan kinerja terbaik dengan kenaikan 1,92 persen. Disusul oleh sektor konsumer primer 1,89 persen konsumer non-primer 1,48 persen keuangan 1,39 persen dan industri 1,21 persen. Dari sebelas sektor yang ada hanya sektor utilitas yang mencatatkan pelemahan tipis 0,35 persen.

Bank Central Asia BBCA menjadi penopang utama laju IHSG dengan kontribusi sekitar 14,96 poin. Diikuti oleh Telkom Indonesia TLKM yang menyumbang 10,43 poin serta Bank Mandiri BMRI dengan 4,61 poin. Beberapa saham lain yang turut mendongkrak indeks antara lain Sejahteraraya Anugrahjaya SRAJ Bank Negara Indonesia BBNI Dian Swastatika Sentosa DSSA Amman Mineral Internasional AMMN Bumi Resources Minerals BRMS Adaro Andalan Indonesia AADI dan Indah Kiat Pulp & Paper INKP.

Namun laju penguatan IHSG sedikit tertahan oleh koreksi pada beberapa saham raksasa seperti Chandra Asri Pacific TPIA Capital Financial Indonesia CASA United Tractors UNTR Bayan Resources BYAN Barito Renewables Energy BREN Maha Properti Indonesia MPRO Barito Pacific BRPT Bank Permata BNLI Global Digital Niaga BELI dan Petrindo Jaya Kreasi CUAN.

Secara teknikal IHSG berhasil menembus kembali level Weighted Moving Average WMA 20 hari yang berada di kisaran 6.157. Posisi ini menjadi indikasi positif karena WMA20 berpotensi kembali berfungsi sebagai zona dukungan kuat dalam jangka pendek. Area 6.250-6.300 kini menjadi level resistensi terdekat yang krusial untuk ditembus IHSG. Jika indeks mampu ditutup di atas area tersebut potensi untuk meneruskan tren positif menuju kisaran 6.450-6.500 akan semakin terbuka lebar.

Penguatan IHSG hari ini terjadi di tengah gejolak yang melanda sebagian besar bursa saham Asia nilai tukar rupiah yang tertekan dan kenaikan harga minyak mentah global. Bursa Shenzen ditutup turun 2,73 persen Kospi -1,23 persen dan STI -0,74 persen.

Sebagai informasi nilai tukar rupiah ditutup melemah terhadap dolar Amerika Serikat AS. Tekanan terhadap mata uang Garuda semakin menguat seiring dolar AS yang berbalik menguat di pasar global. Merujuk data Refinitiv pada penutupan perdagangan Kamis 30 Juli 2026 rupiah harus mengalami depresiasi sebesar 0,17 persen ke posisi Rp18.075 per dolar AS. Pelemahan rupiah membesar dibandingkan posisi pembukaan perdagangan pagi tadi yang dibuka melemah tipis 0,03 persen ke level Rp18.050 per dolar AS sebelum kehilangan 25 poin hingga penutupan.

Sebelumnya indeks dolar AS DXY sempat anjlok 0,52 persen ke level 100,886 pada perdagangan sebelumnya merespons kebijakan Federal Reserve AS The Fed yang mempertahankan suku bunga acuan. Namun euforia keputusan The Fed tak berlangsung lama setelah ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran kembali memanas. Dolar AS kembali menjadi primadona sebagai aset safe haven setelah AS menyatakan tengah melancarkan serangan udara di Iran.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar