IHSG Ambrol! Reshuffle Kabinet Bikin Pasar Panik?

IHSG Ambrol! Reshuffle Kabinet Bikin Pasar Panik?

Haluannews Ekonomi – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menukik tajam pada Selasa (9/9/2025), ambruk 1,78% dan parkir di level 7.628,60. Penurunan ini diiringi transaksi yang cukup ramai, mencapai Rp 24,85 triliun dengan 39,60 miliar saham berpindah tangan. Haluannews.id mencatat, 465 saham melemah, 222 saham menguat, dan 118 saham stagnan.

COLLABMEDIANET

Hampir seluruh sektor terbenam dalam zona merah, dengan saham-saham blue chip ikut tergerus. Sektor properti, utilitas, dan energi mencatatkan pelemahan terbesar. Hanya sektor konsumer non primer dan kesehatan yang menunjukkan sedikit penguatan. Dian Swastatika Sentosa (DSSA), emiten tambang batu bara Grup Sinar Mas, menjadi salah satu penekan utama IHSG, berkontribusi terhadap penurunan 30 indeks poin. Emiten perbankan besar seperti BBRI, BBCA, dan BMRI juga turut memperparah penurunan.

IHSG Ambrol! Reshuffle Kabinet Bikin Pasar Panik?
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Sentimen negatif yang berlanjut dari penutupan perdagangan Senin (8/9/2025), di mana IHSG turun 1,28%, diperkirakan menjadi pemicu utama. Perombakan kabinet, khususnya pergantian Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dengan Purbaya Yudhi Sadewa, dianggap sebagai faktor kejutan yang meresahkan pasar. Sri Mulyani selama ini dikenal sebagai sosok yang mampu menjaga stabilitas fiskal dan reputasi internasional Indonesia.

Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan yang baru, menanggapi kekhawatiran pasar. Ia menyatakan pengalamannya yang panjang di pasar keuangan dan optimisme akan kemampuan timnya untuk membalikkan keadaan. Namun, pasar masih menunggu bukti nyata dari langkah-langkah yang akan diambilnya untuk menstabilkan kembali kondisi ekonomi dan pasar keuangan. Kepercayaan investor terhadap keberlanjutan kebijakan fiskal menjadi kunci pemulihan IHSG ke depannya.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar