Harga Plastik Meroket 100%! Ini Jurus BRNA Agar Tetap Untung!

Harga Plastik Meroket 100%! Ini Jurus BRNA Agar Tetap Untung!

Haluannews Ekonomi – Industri kemasan plastik di Indonesia kini tengah dihadapkan pada tantangan berat menyusul lonjakan harga bahan baku yang signifikan. Gangguan distribusi global dan kenaikan harga minyak dunia, dipicu oleh ketegangan geopolitik di Timur Tengah, telah memicu tekanan biaya produksi yang masif. Direktur Utama PT Berlina Tbk (BRNA), Pujihasana Wijaya, mengungkapkan bahwa harga bahan baku plastik telah melonjak drastis, mencapai 40% hingga 100%.

COLLABMEDIANET

Kenaikan harga yang mencapai dua digit ini tentu menjadi pukulan telak bagi profitabilitas produsen kemasan. Minyak bumi merupakan komponen krusial dalam produksi resin plastik, sehingga fluktuasi harga komoditas global secara langsung memengaruhi struktur biaya operasional perusahaan di sektor ini. Situasi ini menuntut para pelaku usaha untuk segera merumuskan strategi adaptif agar kinerja perusahaan tetap terjaga di tengah gejolak pasar.

Harga Plastik Meroket 100%! Ini Jurus BRNA Agar Tetap Untung!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Menyikapi kondisi ini, para pelaku usaha di industri kemasan plastik, termasuk BRNA, tidak tinggal diam. Pujihasana Wijaya menjelaskan bahwa pihaknya mendorong langkah strategis dari pemerintah untuk membantu diversifikasi dan ekspansi sumber impor resin plastik, mulai dari Tiongkok hingga Amerika Serikat, guna mengurangi ketergantungan pada satu atau dua pasar saja. Selain itu, upaya efisiensi produksi internal terus digenjot, mulai dari optimalisasi rantai pasok hingga penggunaan teknologi yang lebih hemat energi.

Inovasi produk juga menjadi kunci untuk mengkompensasi kenaikan biaya sekaligus mendongkrak kinerja. BRNA berupaya menciptakan produk kemasan yang lebih bernilai tambah atau mencari alternatif bahan baku yang lebih efisien tanpa mengurangi kualitas. Strategi komprehensif ini diharapkan mampu menjaga daya saing perusahaan di tengah gejolak pasar global. Jurus-jurus emiten plastik dalam menghadapi lonjakan harga bahan baku akibat efek perang ini dibahas lebih lanjut dalam dialog eksklusif Shafinaz Nachiar dengan Direktur Utama PT Berlina Tbk (BRNA), Pujihasana Wijaya, dalam program Closing Bell di Haluannews.id, Rabu (15/04/2026).

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar