haluannews.id – Kabar mengejutkan datang dari industri telekomunikasi dan penyedia layanan internet di Indonesia. PT Link Net Tbk (LINK), salah satu pemain besar dalam sektor jaringan kabel dan multimedia, baru saja mengumumkan perombakan besar di jajaran manajemen puncaknya. Dua sosok penting yang selama ini memegang kendali strategis di perusahaan tersebut secara resmi menyatakan pengunduran diri mereka secara bersamaan.

Related Post
Berdasarkan laporan keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), dua petinggi yang mengundurkan diri tersebut adalah Vivek Sood yang menjabat sebagai Presiden Komisaris, serta Yosafat Marhasak Hutagalung yang menduduki posisi Direktur. Langkah mundur yang dilakukan oleh kedua petinggi ini menjadi sorotan tajam para pelaku pasar modal dan pengamat industri.

Melalui pernyataan resmi yang disampaikan oleh Corporate Secretary Link Net, Rininta Agustina Widya Pratika, diketahui bahwa surat pengunduran diri Vivek Sood telah diterima oleh pihak perseroan pada 1 Oktober 2026. Tak berselang lama, perusahaan juga mengonfirmasi pengunduran diri Yosafat Marhasak Hutagalung melalui surat terpisah dengan nomor SB-075/CSL-LN/OJK/X/2026 pada tanggal yang sama.
Meskipun mundurnya dua tokoh kunci ini memicu pertanyaan di kalangan investor, manajemen Link Net segera memberikan klarifikasi untuk menenangkan pasar. Pihak perusahaan menegaskan bahwa pengunduran diri kedua petinggi tersebut tidak akan mengganggu jalannya operasional perusahaan. Selain itu, manajemen menjamin bahwa kondisi hukum, stabilitas keuangan, hingga keberlangsungan usaha Link Net tetap berada dalam kondisi yang aman dan terkendali.
Rencananya, perseroan akan segera menindaklanjuti pengunduran diri ini melalui mekanisme formal. Manajemen akan mengajukan permohonan persetujuan atas pengunduran diri Vivek Sood dan Yosafat Marhasak Hutagalung dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) terdekat, sesuai dengan prosedur hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.
Hingga saat ini, publik masih menunggu langkah strategis selanjutnya dari manajemen Link Net. Hingga berita ini diterbitkan, pihak perusahaan belum memberikan keterangan resmi mengenai siapa sosok yang akan mengisi kekosongan jabatan Presiden Komisaris maupun Direktur tersebut.
Sebagai informasi tambahan, PT Link Net Tbk merupakan emiten yang memiliki peran vital dalam infrastruktur digital di Indonesia. Perusahaan ini bergerak di bidang penyelenggaraan jaringan tetap berbasis kabel, penyedia jasa multimedia, serta layanan akses internet dan telepon. Perubahan di jajaran direksi dan komisaris ini tentu menjadi momen penting bagi perusahaan untuk menunjukkan ketangguhannya dalam menghadapi dinamika pasar telekomunikasi yang semakin kompetitif.










Tinggalkan komentar