GOTO Naik 14%! Buyback Ratusan Miliar!

GOTO Naik 14%! Buyback Ratusan Miliar!

Haluannews Ekonomi – Emiten PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) kembali membuat gebrakan di akhir tahun 2024 dengan aksi buyback saham senilai ratusan miliar rupiah. Melanjutkan program yang dimulai Juni 2024, GOTO menambah kepemilikan saham treasuri hingga 3.320.000.000 lembar. Hal ini terungkap dalam Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per Desember 2024 yang dipublikasikan di situs resmi perusahaan. Total saham treasuri GOTO kini mencapai 20.291.442.703 lembar, meningkat signifikan dari 16.971.442.703 lembar di November 2024. Meskipun harga beli saham dalam aksi buyback ini belum diungkapkan, jika mengacu pada harga rata-rata saham GOTO di Desember 2024 (Rp72/saham), maka GOTO telah menggelontorkan dana sekitar Rp239 miliar.

COLLABMEDIANET

Porsi saham treasuri GOTO pun meningkat menjadi 1,70% per Desember 2024, naik dari 1,42% di akhir November 2024. Kabar baik ini berimbas positif pada pergerakan harga saham GOTO di Bursa Efek Indonesia (BEI). Penutupan perdagangan Jumat (10/1) menunjukkan penguatan 1,25% di level Rp81/saham, dengan nilai transaksi mencapai Rp339,2 miliar dan volume perdagangan 4,22 miliar saham. Lebih lanjut, saham GOTO telah mencatatkan kenaikan 14% sejak perdagangan 2 Januari 2025 lalu, dari Rp71/saham menjadi Rp81/saham.

GOTO Naik 14%! Buyback Ratusan Miliar!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Analis Kiwoom Sekuritas, Abdul Azis, menilai aksi buyback ini sebagai langkah positif yang menunjukkan konsistensi GOTO dalam memperbaiki profitabilitas. Ia juga menekankan bahwa kenaikan harga saham GOTO yang signifikan, dari titik terendah Rp50 di Juni 2024 hingga Rp80 pada Kamis (9/1), merupakan dampak positif dari buyback dan kepercayaan investor terhadap fundamental serta prospek GOTO. Azis menambahkan bahwa buyback yang dilakukan GOTO, yang telah disetujui pemegang saham dengan total nilai US$200 juta (sekitar Rp3,2 triliun) di Juni 2024, menunjukkan keyakinan manajemen bahwa nilai perusahaan saat ini lebih tinggi dari harga pasar.

Momentum buyback ini juga sejalan dengan membaiknya kinerja operasional GOTO, ditandai dengan EBITDA grup yang disesuaikan mulai menunjukkan angka positif. Hal ini mengindikasikan membaiknya arus kas operasional perusahaan, yang memungkinkan re-investasi untuk inovasi produk dan peningkatan nilai bagi pemegang saham melalui buyback. Azis menilai strategi ini tepat dan efektif di bawah kepemimpinan Patrick Walujo. Komitmen Patrick Walujo untuk menjabat sebagai Direktur Utama hingga 2029 (tergantung persetujuan pemegang saham) juga memberikan sentimen positif bagi investor. Azis menyoroti keberhasilan Patrick dalam memimpin transformasi GOTO, ditandai dengan penurunan kerugian yang signifikan dan pencapaian EBITDA grup yang disesuaikan positif selama dua kuartal berturut-turut.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar