Haluannews Ekonomi – Jakarta, Haluannews.id – Dunia pasar modal Indonesia diguncang kabar mengejutkan pada Jumat (30/1/2026) pagi. Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman, secara resmi menyatakan pengunduran dirinya dari jabatan strategis tersebut. Keputusan ini sontak memicu gejolak di Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sempat terjun bebas sebelum akhirnya kembali bangkit ke zona hijau, menunjukkan resiliensi pasar di tengah ketidakpastian.

Related Post
Awalnya, perdagangan pagi menunjukkan optimisme yang kuat, dengan IHSG menguat signifikan 2% dan menyentuh level 8.402,77. Namun, tak lama setelah pengumuman pengunduran diri Iman Rachman, indeks kebanggaan pasar modal nasional ini langsung bereaksi drastis. IHSG anjlok hingga -0,79%, mencapai titik terendah harian di 8.167,16. Meski demikian, pasar menunjukkan kemampuan pemulihan yang cepat. Hanya dalam beberapa menit, IHSG berhasil memulihkan diri, kembali ke zona positif dengan penguatan 0,23% pada pukul 09.37 WIB. Nilai transaksi yang mencapai Rp 10,17 triliun menunjukkan aktivitas pasar yang tetap tinggi, dengan mayoritas saham masih bertahan di zona hijau.

Iman Rachman menjelaskan bahwa keputusan mundur ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab pribadi atas dinamika dan gejolak yang terjadi di pasar modal dalam dua hari terakhir. Ia menegaskan, langkah ini merupakan upaya terbaik untuk menjaga kepercayaan investor dan stabilitas pasar modal nasional ke depan.
"Sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, dan sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap apa yang terjadi dua hari kemarin, saya menyatakan mengundurkan diri dari jabatan ini," ujar Iman Rachman dalam pernyataan terbukanya kepada awak media. "Saya berharap ini adalah yang terbaik bagi pasar modal Indonesia, dan semoga ke depan pasar kita bisa menjadi lebih baik."
Ia menekankan bahwa pengunduran diri ini adalah wujud akuntabilitas kepemimpinan di tengah tekanan pasar. Terkait kelangsungan operasional BEI, Iman memastikan bahwa mekanisme penggantian akan berjalan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) perseroan. Untuk sementara, BEI akan menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama hingga direktur utama definitif terpilih melalui proses yang berlaku.
"Seluruh dokumentasi dan administrasi akan berjalan sesuai aturan yang berlaku. Nantinya akan ditunjuk Plt sampai ada direktur utama baru secara definitif," tambahnya.
Di akhir pernyataannya, Iman Rachman menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja sama selama masa kepemimpinannya, serta memohon maaf atas segala kekurangan selama kurang lebih tiga hingga empat tahun kebersamaan. Pengunduran diri ini terjadi di tengah upaya intensif untuk memulihkan kepercayaan investor dan menstabilkan pergerakan indeks saham domestik dalam beberapa waktu ke depan, menandai babak baru dalam kepemimpinan bursa saham nasional.
Editor: Rohman










Tinggalkan komentar