Haluannews Ekonomi – Jakarta – PT Astra International Tbk (ASII) mengumumkan perombakan signifikan dalam jajaran kepengurusan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan pada Kamis, 23 April 2026. Keputusan strategis ini menunjuk Rudy sebagai Presiden Direktur baru, sementara ekonom terkemuka Muhamad Chatib Basri resmi bergabung dalam Dewan Komisaris sebagai Komisaris Independen. Perubahan ini menandai era baru bagi konglomerasi raksasa tersebut dalam menghadapi tantangan dan peluang ekonomi ke depan.

Related Post
Dalam konferensi pers pasca-RUPST, Rudy menyampaikan visinya yang ambisius untuk memastikan Astra tidak hanya terus bertumbuh, tetapi juga tetap relevan dengan semangat "pride of the nation." Ia menegaskan bahwa strategi jangka panjang perusahaan akan berfokus pada dorongan pertumbuhan aset melalui penguatan dan diversifikasi portofolio bisnis. Namun, untuk jangka pendek, Rudy menekankan pentingnya menjaga stabilitas perusahaan di tengah dinamika ekonomi global dan domestik. "Tentu, dengan situasi yang ada sekarang, kita akan menjaga perusahaan tetap stabil, dan ukurannya adalah kita tetap punya KPI itu," ujar Rudy, seperti dilansir Haluannews.id.

Kehadiran Muhamad Chatib Basri di kursi Komisaris Independen menjadi sorotan tersendiri. Dengan rekam jejaknya yang cemerlang sebagai mantan Menteri Keuangan dan ekonom yang diakui secara internasional, pengalaman serta wawasan makroekonomi Chatib Basri diharapkan mampu memberikan perspektif krusial dalam pengambilan keputusan strategis Astra. Penunjukannya dipandang sebagai langkah cerdas untuk memperkuat tata kelola perusahaan dan navigasi di tengah ketidakpastian ekonomi.
Berikut adalah susunan lengkap anggota Dewan Komisaris dan Direksi PT Astra International Tbk yang baru, berlaku efektif sejak ditutupnya RUPST:
Dewan Komisaris Perseroan:
- Presiden Komisaris: Prijono Sugiarto
- Komisaris Independen: Sri Indrastuti Hadiputranto
- Komisaris Independen: Muliaman Darmansyah Hadad
- Komisaris Independen: Muhamad Chatib Basri
- Komisaris Independen: Pariya Tanglongpairoth
- Komisaris: Anthony John Liddell Nightingale
- Komisaris: Benjamin William Keswick
- Komisaris: Stephen Patrick Gore
- Komisaris: Lincoln Lin Feng Pan
- Komisaris: Lee Liang Whye
Masa jabatan dewan komisaris ini berlaku hingga Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2029, kecuali untuk Bapak Stephen Patrick Gore, Bapak Lincoln Lin Feng Pan, dan Bapak Lee Liang Whye yang akan menjabat hingga RUPST 2028.
Direksi Perseroan:
- Presiden Direktur: Rudy
- Direktur: Gidion Hasan
- Direktur: Santosa
- Direktur: Gita Tiffani Boer
- Direktur: FXL Kesuma
- Direktur: Thomas Junaidi Alim. W
- Direktur: Hsu Hai Yeh
- Direktur: Siswadi
- Direktur: Djap Tet Fa
Perubahan kepemimpinan dan penambahan figur-figur berpengalaman ini diharapkan dapat memperkuat fondasi Astra International dalam menghadapi tantangan ekonomi global dan domestik, serta mendorong inovasi dan pertumbuhan berkelanjutan di berbagai lini bisnisnya, mulai dari otomotif, jasa keuangan, alat berat, hingga infrastruktur.
Editor: Rohman




Tinggalkan komentar