Fenomena COIN: Saham Terbang Ribuan Persen, Ini Kata Indokripto!

Fenomena COIN: Saham Terbang Ribuan Persen, Ini Kata Indokripto!

Haluannews Ekonomi – Jakarta – PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN), emiten yang bergerak di sektor bursa kripto, akhirnya angkat bicara terkait gejolak harga sahamnya yang menjadi sorotan pasar belakangan ini. Sejak penawaran umum perdana (IPO) tahun ini, saham COIN memang telah mencatatkan kenaikan fantastis hingga ribuan persen, meskipun sempat diwarnai koreksi signifikan.

COLLABMEDIANET

Menyikapi lonjakan valuasi yang luar biasa ini, manajemen COIN menegaskan bahwa pihaknya telah memenuhi kewajiban keterbukaan informasi. Seluruh data atau fakta material yang berpotensi memengaruhi nilai efek perusahaan dan keputusan investasi para pemodal telah diungkapkan. Keterangan tersebut, sebagaimana dirilis melalui situs IDXnet pada Rabu, 10 Desember 2025, berupa siaran pers berjudul "PT Arsari Nusa Investama Resmi Menjadi Pemegang Saham PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN)".

Fenomena COIN: Saham Terbang Ribuan Persen, Ini Kata Indokripto!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Langkah ini sejalan dengan amanat Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 31/POJK.04/2015 tentang Keterbukaan Informasi atau Fakta Material oleh Emiten atau Perusahaan Publik. Dikutip dari pengumuman di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu, 17 Desember 2025, pihak perseroan secara tegas menyatakan bahwa hingga saat surat tersebut diterbitkan, tidak ada informasi, fakta, atau peristiwa material lain yang belum disampaikan kepada publik yang dapat berdampak signifikan terhadap harga saham maupun keberlangsungan operasional perusahaan.

Manajemen COIN berkomitmen untuk menyampaikan informasi tambahan jika di kemudian hari muncul kejadian material yang relevan, sesuai dengan regulasi yang berlaku. Adapun mengenai rencana aksi korporasi, perseroan merujuk pada agenda Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang akan diselenggarakan pada 30 Desember 2025. RUPSLB tersebut diagendakan untuk membahas perubahan alokasi dana hasil penawaran umum perdana serta perombakan susunan anggota pengurus perseroan.

Di sisi lain, perseroan juga mengklarifikasi bahwa hingga saat ini, para pengendali dan/atau pemegang saham utama belum memiliki intensi untuk melakukan perubahan terhadap kepemilikan saham mereka di COIN. Kondisi ini dikarenakan mereka masih tergolong sebagai pemegang saham yang memperoleh efek ekuitas sebelum IPO dengan harga di bawah harga penawaran umum, sehingga terikat larangan pengalihan saham (lock-up period) selama delapan bulan sejak pernyataan pendaftaran dinyatakan efektif.

Berdasarkan data yang dihimpun Haluannews.id, saham COIN pada penutupan perdagangan kemarin, Selasa, 16 Desember 2025, melonjak 9,47% mencapai level Rp4.160. Dalam kurun waktu satu bulan terakhir, emiten yang terafiliasi dengan Hashim Djojohadikusumo ini telah membukukan kenaikan sebesar 22,71%. Sementara itu, jika diukur dari harga IPO pada 9 Juli 2025, saham COIN tercatat telah melesat fantastis hingga 4.060%.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar