Haluannews Ekonomi – Di tengah gejolak pasar modal yang dinamis, PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA), emiten distributor perangkat seluler terkemuka, mengambil langkah strategis dengan mengumumkan rencana pembelian kembali (buyback) saham senilai Rp150 miliar. Aksi korporasi ini menandakan kepercayaan diri perusahaan terhadap fundamental bisnisnya di tengah volatilitas pasar.

Related Post
Buyback saham ini akan dilakukan secara bertahap selama periode tiga bulan, mulai dari 23 Januari 2026 hingga 23 April 2026. ERAA akan memanfaatkan momentum fluktuasi harga saham untuk meningkatkan nilai bagi para pemegang saham. Transaksi pembelian kembali saham akan dieksekusi melalui Bursa Efek Indonesia (BEI), dengan mematuhi regulasi yang berlaku, termasuk SEOJK No.3/SEOJK.04/2020. Jumlah saham yang akan dibeli kembali tidak akan melebihi 20% dari modal disetor, dengan ketentuan minimal saham beredar sebesar 7,5% dari modal disetor perseroan.

Manajemen ERAA meyakini bahwa aksi buyback ini tidak akan mengganggu kinerja operasional perusahaan. Dengan modal dan arus kas yang solid, perseroan optimis dapat menjalankan program ini tanpa mengorbankan target laba rugi yang telah ditetapkan. Trimegah Sekuritas Indonesia ditunjuk sebagai pihak yang akan memfasilitasi proses buyback saham ini.
Setelah proses buyback selesai, ERAA memiliki fleksibilitas untuk mengelola saham hasil pembelian kembali sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, khususnya POJK Nomor 13 Tahun 2023. Hal ini membuka opsi bagi perusahaan untuk mengalihkan saham tersebut di kemudian hari, dengan tetap memperhatikan kepentingan seluruh pemegang saham.
Editor: Rohman











Tinggalkan komentar