haluannews.id – Bursa Efek Indonesia BEI kini tengah mengawasi secara intensif pergerakan harga saham dua emiten PT Victoria Care Indonesia Tbk VICI dan PT Golden Eagle Energy Tbk SMMT. Pengawasan ketat ini dimulai sejak Senin 7 September 2026 menyusul adanya indikasi aktivitas pasar yang tidak wajar atau Unusual Market Activity UMA pada kedua saham tersebut. Langkah ini diambil BEI demi menjaga kepentingan para investor terutama pemegang saham VICI dan SMMT.

Related Post
Berdasarkan keterangan resmi dari otoritas bursa pergerakan harga saham VICI dan SMMT dinilai menyimpang dari pola transaksi normal. Meski demikian pengumuman UMA ini tidak serta merta mengindikasikan adanya pelanggaran terhadap regulasi pasar modal. BEI menegaskan bahwa mereka sedang mencermati lebih lanjut dinamika transaksi kedua saham ini.

Untuk saham SMMT terpantau mengalami penurunan 383 persen menjadi Rp2510 per saham pada pembukaan perdagangan kemarin. Namun jika dilihat dalam rentang waktu satu bulan terakhir saham emiten energi ini justru melonjak signifikan hingga 3141 persen. Kenaikan sepanjang tahun berjalan year to date bahkan lebih fantastis mencapai 7929 persen.
Sementara itu saham VICI juga tak luput dari perhatian khusus BEI akibat volatilitas transaksinya yang dianggap tidak biasa. Pada perdagangan kemarin saham perusahaan kosmetik ini berhasil menguat 1243 persen mencapai level Rp995. Dalam sebulan terakhir VICI mencatat kenaikan impresif sebesar 6723 persen dan secara year to date telah menguat 1706 persen.
Mengingat situasi ini para investor diharapkan untuk lebih berhati-hati dan melakukan analisis mendalam. BEI menyarankan agar investor memperhatikan respons emiten terhadap permintaan konfirmasi bursa meninjau kembali kinerja perusahaan serta keterbukaan informasinya. Selain itu penting juga untuk mengkaji ulang rencana aksi korporasi emiten jika belum disetujui Rapat Umum Pemegang Saham RUPS dan mempertimbangkan berbagai potensi risiko sebelum membuat keputusan investasi.










Tinggalkan komentar