haluannews.id – Emiten strategis di bawah naungan Grup Sinar Mas, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), bersiap melancarkan aksi korporasi besar yang diprediksi akan menyedot perhatian pelaku pasar modal. Perusahaan ini berencana untuk mendivestasi saham hasil pembelian kembali atau saham treasuri dalam jumlah masif, mencapai 9.631.904.000 lembar saham. Angka ini setara dengan 5% dari total seluruh saham yang telah diterbitkan dan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Related Post
Langkah ini merupakan kelanjutan dari program pembelian kembali saham (buyback) yang telah dilakukan DSSA sebelumnya. Manajemen menjelaskan bahwa program buyback awal mencakup 154.105.327 unit saham sebelum adanya dua kali pemecahan nilai nominal saham (stock split). Setelah serangkaian stock split, yaitu rasio 1:10 pada tahun 2024 dan 1:25 pada tahun 2026, jumlah saham tersebut kini setara dengan 38.526.331.750 lembar.

Sebelumnya, DSSA juga telah melakukan pengalihan sebagian dari saham treasuri mereka. Sebanyak 24.815.000 lembar saham yang dialihkan sebelum stock split, kini setara dengan 620.375.000 lembar setelah Pemecahan Saham II. Informasi mengenai pengalihan ini telah diumumkan secara transparan kepada publik melalui laporan perkembangan pada tanggal-tanggal penting, yakni 10 Januari 2025, 9 Juli 2025, 9 Januari 2026, dan 13 Juli 2026.
Dengan mempertimbangkan perkembangan tersebut, per saat ini DSSA masih memegang 37.905.956.750 lembar saham treasuri yang terdaftar sebagai bagian dari hasil pembelian kembali. "Rencana pengalihan kali ini akan mencakup sebanyak-banyaknya 9.631.904.000 lembar saham atau maksimal 5% dari total saham yang diterbitkan dan dicatatkan Perseroan di BEI," demikian pernyataan resmi manajemen pada Senin 3 Agustus 2026. Jumlah ini juga mencakup saham yang belum berhasil dialihkan dari rencana sebelumnya yang diungkapkan dalam keterbukaan informasi pada 25 Juli 2024.
Proses pengalihan saham treasuri ini akan dilaksanakan melalui mekanisme penjualan di Bursa Efek Indonesia, tanpa memerlukan persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), sebuah prosedur yang mempercepat eksekusi. Untuk memastikan kelancaran transaksi, PT Sinarmas Sekuritas telah ditunjuk sebagai anggota bursa yang bertanggung jawab atas pelaksanaan penjualan saham tersebut. Jadwal penjualan saham treasuri ini direncanakan akan dimulai pada 10 Agustus 2026 dan akan terus berlangsung hingga seluruh target pengalihan berhasil diselesaikan.










Tinggalkan komentar