Haluannews Ekonomi – Bank Indonesia (BI) mencatat fenomena menarik di sektor ekonomi: Dolar AS hasil ekspor sumber daya alam (SDA) yang ditukarkan ke rupiah pada Juni 2024 mencapai angka fantastis, US$ 12 miliar! Angka ini merupakan bagian dari total devisa hasil ekspor SDA yang mencapai US$ 22,9 miliar, semuanya telah masuk ke dalam negeri.

Related Post
Dari total tersebut, US$ 7,6 miliar disimpan di rekening umum valuta asing, sementara US$ 14,4 miliar telah digunakan sebagai DHE. "Intinya, sebagian besar pemasukan ke rekening DHE SDA valas ini menambah likuiditas valas dalam negeri," jelas Deputi Gubernur Senior BI, Destry Damayanti, Rabu (18/6/2025). Ia menambahkan bahwa masuknya dana ke Term Deposit DHE relatif kecil, hanya US$ 194 juta.

Kebijakan terbaru yang mewajibkan eksportir menyimpan dolarnya di dalam negeri selama setahun, rupanya cukup efektif. Destry mengakui adanya peningkatan signifikan pada Maret hingga April 2025, terlihat jelas dari peningkatan saldo rekening khusus DHE SDA. "Peraturan baru ini meningkatkan pasokan valas di pasar domestik, meningkatkan komponen pembiayaan ekonomi dalam negeri, dan mendukung perekonomian nasional," tegasnya. Aliran dolar yang masif ini tentu menjadi suntikan vital bagi perekonomian Indonesia. Keberhasilan kebijakan ini patut diapresiasi, mengingat dampak positifnya terhadap likuiditas dan pertumbuhan ekonomi.
Editor: Rohman










Tinggalkan komentar