Dolar AS Mengganas Rupiah Tertekan Lagi

Dolar AS Mengganas Rupiah Tertekan Lagi

haluannews.id – Mata uang Garuda mengawali sesi perdagangan hari ini dengan langkah gontai, terdepresiasi terhadap dolar Amerika Serikat. Meskipun demikian, tekanan yang membayangi rupiah tampak tidak seberat beberapa hari sebelumnya, memberikan sedikit harapan di tengah gejolak pasar.

COLLABMEDIANET

Berdasarkan pantauan data Refinitiv pada pukul 09.07 WIB, nilai tukar rupiah tercatat berada di level Rp18.160 per dolar AS. Angka ini menunjukkan koreksi tipis sekitar 0,06% dibandingkan posisi penutupan sesi sebelumnya yang berada di Rp18.170 per dolar AS. Sepanjang awal perdagangan, pergerakan rupiah terpantau berfluktuasi dalam rentang Rp18.150 hingga Rp18.160 per dolar AS.

Dolar AS Mengganas Rupiah Tertekan Lagi
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Pelemahan rupiah ini tak lepas dari dominasi dolar AS yang masih kokoh. Mata uang Paman Sam terus mendapatkan sokongan kuat dari serangkaian data ekonomi Amerika Serikat yang impresif, ditambah dengan lonjakan permintaan terhadap aset-aset aman (safe haven) akibat ketidakpastian geopolitik global yang masih membayangi.

Meski demikian, ada secercah harapan dari dalam negeri. Tekanan terhadap rupiah pagi ini terlihat lebih terbatas, seiring dengan membaiknya sentimen pasar domestik. Hal ini didorong oleh sinyal kuat adanya sinergi dan koordinasi antara kebijakan fiskal pemerintah dengan langkah-langkah moneter Bank Indonesia, yang bertujuan untuk menjaga stabilitas pasar keuangan nasional.

Di sisi lain, para pelaku pasar juga masih menyoroti dinamika geopolitik internasional. Konflik yang terus memanas di kawasan Timur Tengah tetap menjadi pemicu utama sentimen penghindaran risiko (risk-off) di pasar keuangan global, yang turut memengaruhi pergerakan mata uang.

Menariknya, pergerakan rupiah pagi ini juga selaras dengan kebangkitan pasar saham domestik. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat menguat lebih dari 1% di awal perdagangan, mengindikasikan bahwa selera risiko investor mulai kembali ke aset-aset dalam negeri, memberikan sedikit dorongan positif di tengah tantangan yang ada.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar