Haluannews Ekonomi – Pergeseran dramatis terjadi di daftar 10 orang terkaya Indonesia per Maret 2025. Data Haluannews.id yang mengutip Forbes menunjukkan Otto Toto Sugiri dan Marina Budiman mendadak masuk jajaran elit, didorong lonjakan fantastis kekayaan mereka.

Related Post
Toto Sugiri, sebelumnya berada di peringkat 26 daftar Forbes 2024 dengan kekayaan US$ 2,21 miliar, kini melesat ke posisi keenam dengan kekayaan mencapai US$ 8,1 miliar. Kenaikan US$ 5,89 miliar atau setara Rp 96,3 triliun ini mencengangkan pasar. Sementara Marina Budiman, yang sebelumnya di posisi 41 dengan US$ 1,32 miliar, kini menempati peringkat ketujuh dengan kekayaan US$ 5,8 miliar.

Keberuntungan Toto dan Marina tak lepas dari melonjaknya harga saham DCI Indonesia (DCII) lebih dari 280% dalam sebulan terakhir. Sebagai pendiri DCII, keduanya merasakan langsung dampak positif pergerakan harga saham tersebut.
Di sisi lain, Prajogo Pangestu, bos petrokimia, mengalami penurunan signifikan. Kekayaannya menyusut dari US$ 32,5 miliar di Desember 2024 menjadi US$ 18,4 miliar per Maret 2025, menjatuhkannya ke peringkat keempat dari sebelumnya peringkat kedua. Volatilitas kekayaan Prajogo terkait erat dengan pergerakan saham emiten grup Barito (BREN, CUAN, TPIA, PTRO, dan BRPT).
Berbeda dengan Prajogo, Low Tuck Kwong, pemilik PT Bayan Resources Tbk. (BYAN), menunjukkan stabilitas kekayaan. Dengan total kekayaan US$ 27,9 miliar, ia kokoh di puncak daftar orang terkaya Indonesia, mengungguli Robert Budi Hartono dan Michael Bambang Hartono yang kekayaannya dilaporkan secara terpisah oleh Forbes Real Time. Kedua bersaudara ini, pendiri Grup Djarum, memperoleh sebagian besar kekayaan dari investasi di PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA). Budi Hartono memiliki US$ 21,9 miliar, sedangkan Michael Hartono memiliki US$ 21,1 miliar.
Berikut 10 orang terkaya Indonesia versi Forbes per 16 Maret 2025:
- Low Tuck Kwong (US$ 27,9 miliar)
- Robert Budi Hartono (US$ 21,9 miliar)
- Michael Bambang Hartono (US$ 21,1 miliar)
- Prajogo Pangestu (US$ 18,4 miliar)
- Sri Prakash Lohia (US$ 8,5 miliar)
- Otto Toto Sugiri (US$ 8,1 miliar)
- Marina Budiman (US$ 5,8 miliar)
- Tahir dan keluarga (US$ 5 miliar)
- Dewi Kann (US$ 4,9 miliar)
- Agoes Projosasmito (US$ 4,2 miliar)
Editor: Rohman










Tinggalkan komentar