Bukan Cuma BI Ini Dalang Inflasi di Indonesia

Bukan Cuma BI Ini Dalang Inflasi di Indonesia

haluannews.id – Jakarta – Calon Gubernur Bank Indonesia BI Destry Damayanti baru-baru ini membuat pernyataan mengejutkan terkait penanganan inflasi nasional. Dalam sesi uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test di hadapan anggota DPR RI pada Rabu 26 Agustus 2026 Destry menegaskan bahwa upaya mengendalikan laju inflasi bukanlah semata-mata tanggung jawab Bank Sentral. Pernyataan ini membuka perspektif baru mengenai siapa sebenarnya yang memegang kendali penuh atas stabilitas harga di Tanah Air.

COLLABMEDIANET

Menurut Destry meskipun inflasi inti atau core inflation yang dipengaruhi oleh dinamika permintaan pasar memang menjadi ranah utama kebijakan moneter BI namun ada komponen inflasi lain yang menuntut peran aktif pemerintah. Ia menjelaskan bahwa inflasi inti menyumbang sekitar 65% dari total inflasi keseluruhan. Ini berarti sebagian besar tekanan inflasi memang bisa diatasi melalui instrumen kebijakan moneter yang ketat.

Bukan Cuma BI Ini Dalang Inflasi di Indonesia
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Namun Destry juga menyoroti dua komponen penting lainnya yaitu harga pangan dan administered prices atau harga yang diatur pemerintah. Inflasi yang berasal dari sektor pangan menyumbang sekitar 19% dari total inflasi. Jika harga-harga komoditas pangan tidak terkendali maka upaya BI dalam menjaga stabilitas harga akan menjadi sia-sia. Tekanan inflasi nasional akan tetap tinggi meskipun kebijakan moneter sudah sangat ketat.

"Inflasi sudah pasti tidak bisa ditangani BI sendiri karena demand side karena core inflation 65% dari head inflation" ujarnya lugas. Pernyataan ini menggarisbawahi pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga ekonomi tetap stabil.

Selain pangan administered prices seperti harga bahan bakar minyak BBM juga memiliki dampak signifikan terhadap inflasi. Destry menjelaskan bahwa kenaikan harga BBM biasanya akan memicu lonjakan inflasi selama satu hingga dua bulan sebelum akhirnya kembali menyesuaikan. Komponen ini berkontribusi sekitar 16% terhadap inflasi. Oleh karena itu koordinasi yang kuat antara BI dan pemerintah menjadi kunci untuk meredam gejolak harga yang bisa merugikan masyarakat luas.

"Kalau bisa maintain demand side. Inflasi sudah pasti tidak bisa BI sendiri" tegas Destry menekankan bahwa tanpa dukungan penuh dari pemerintah terutama dalam mengelola harga pangan dan harga yang diatur upaya BI akan selalu menghadapi tantangan besar.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar