Haluannews Ekonomi – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. (SMGR) resmi mengumumkan perubahan susunan dewan komisaris dan direksi setelah melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Perubahan signifikan terjadi di kursi pucuk pimpinan perusahaan semen pelat merah ini. Donny Arsal, Direktur Utama sebelumnya, telah purna tugas dan digantikan oleh Indrieffouny Indra.

Related Post
RUPS juga memutuskan untuk memberhentikan sejumlah komisaris, termasuk Budi Waseso dari posisi Komisaris Utama dan Komisaris Independen. Selain itu, Sony Subrata dan Yustinus Prastowo juga diberhentikan dari jabatan komisaris. Di jajaran direksi, selain Donny Arsal, Yosviandri (Direktur Supply Chain), Agung Wiharto (Direktur SDM dan Umum), dan Subhan (Direktur Bisnis dan Pemasaran) juga mengakhiri masa jabatannya.

Perombakan ini tak hanya sebatas pergantian personel. RUPS juga melakukan perubahan nomenklatur jabatan direksi. Jabatan Direktur Supply Chain berganti nama menjadi Direktur Sales dan Marketing, Direktur Bisnis dan Pemasaran menjadi Direktur Pengembangan Bisnis dan Strategy, dan Direktur Keuangan dan Manajemen Portofolio menjadi Direktur Keuangan dan Risk Management. Yang menarik, RUPS juga menambah posisi Wakil Direktur Utama yang kini diisi oleh Andriano Hosny Panangian.
Susunan dewan komisaris dan direksi SMGR yang baru pun telah ditetapkan. Sigit Widyawan ditunjuk sebagai Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen. Christina Aryani, Satya Bhakti Parikesit, Agung Budi Mulyanto, Ratna Irsana, Lydia Silvanna Djaman, dan Saor Siagian mengisi posisi komisaris. Sementara itu, selain Indrieffouny Indra sebagai Direktur Utama, Dicky Saelan menjabat Direktur Sales dan Marketing, Dennis Pratistha sebagai Direktur Pengembangan Bisnis dan Strategy, Sigit Prastowo sebagai Direktur Keuangan dan Risk Management, Hadi Setiadi sebagai Direktur Human Capital, dan Reni Wulandari sebagai Direktur Operasi.
Perubahan di tubuh SMGR ini tentunya menarik perhatian pasar dan menimbulkan spekulasi mengenai strategi bisnis perusahaan ke depan di tengah persaingan industri semen yang semakin ketat. Langkah ini diharapkan dapat membawa angin segar dan meningkatkan kinerja perusahaan.
Editor: Rohman










Tinggalkan komentar