Badai Pasar Modal Mencekam: Rapat Darurat Bos & Menteri Terungkap!

Badai Pasar Modal Mencekam: Rapat Darurat Bos & Menteri Terungkap!

Haluannews Ekonomi – Jakarta – Di tengah gejolak pasar modal dan keuangan yang memanas, sebuah pertemuan tingkat tinggi yang melibatkan Danantara, para menteri kabinet, serta petinggi regulator pasar digelar mendadak pada Sabtu (31/1/2026) malam. Rapat yang berlangsung di Wisma Danantara, Jakarta, ini memicu spekulasi luas mengenai langkah-langkah darurat yang mungkin diambil untuk menstabilkan kondisi pasar yang tengah bergejolak hebat.

COLLABMEDIANET

Undangan yang diterima Haluannews.id menyebutkan kehadiran sejumlah tokoh penting, mulai dari COO Danantara Indonesia, Kepala Badan Pengelola BUMN, perwakilan Menteri Kabinet Merah Putih, perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), hingga perwakilan Self Regulatory Organization (SRO). Pantauan Haluannews.id di lokasi menunjukkan beberapa nama besar telah tiba, termasuk Samsul Hidayat Direktur KSEI, Jeffrey Hendrik Direktur Pengembangan BEI, serta Friderica Widyasari Dewi, salah satu tokoh kunci di OJK.

Badai Pasar Modal Mencekam: Rapat Darurat Bos & Menteri Terungkap!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

CEO Danantara, Rosan Roeslani, terlihat hadir, diikuti oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sekitar pukul 19:15 WIB, dan kemudian Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. "Dari bursa, OJK dan beberapa menteri," ujar Airlangga singkat saat dicegat wartawan, tanpa merinci lebih lanjut agenda pertemuan tersebut.

Tak lama berselang, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa juga tiba. Namun, saat ditanya mengenai topik pembahasan rapat, Purbaya memilih bungkam. "Gak tahu," jawabnya singkat, menambah misteri di balik pertemuan mendadak ini.

Pertemuan ini terjadi menyusul serangkaian pengunduran diri mengejutkan dari para pejabat tinggi di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sepanjang hari Jumat (30/1/2026) kemarin. Iman Rachman, Direktur Utama BEI, menjadi salah satu yang mengumumkan mundur, disusul oleh Mahendra Siregar, Ketua Dewan OJK. Gelombang pengunduran diri juga melibatkan Inarno Djajadi (Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon), Aditya Jayaantara (Deputi Komisioner Pengawas Emiten dan Transaksi Efek), serta Mirza Adityaswara (Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK).

Rentetan peristiwa ini menciptakan ketidakpastian di pasar dan memicu kekhawatiran di kalangan investor. Rapat malam ini, meskipun tertutup dan minim informasi, diyakini menjadi upaya koordinasi tingkat tinggi untuk merespons krisis kepercayaan dan volatilitas yang melanda sektor keuangan Indonesia. Publik menantikan hasil dari pertemuan krusial ini yang diharapkan dapat membawa kejelasan dan langkah strategis untuk mengembalikan stabilitas pasar.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar