Yuan Menggila, Bank BUMN China Panik Borong Dolar AS!

Yuan Menggila, Bank BUMN China Panik Borong Dolar AS!

Haluannews Ekonomi – Di tengah gejolak pasar valuta asing, bank-bank BUMN raksasa China dilaporkan melakukan intervensi agresif dengan membeli dolar AS dalam jumlah besar di pasar spot domestik. Langkah ini diambil sebagai upaya meredam laju penguatan mata uang yuan yang dinilai sudah tidak terkendali.

COLLABMEDIANET

Aksi pembelian dolar ini terjadi saat yuan mencetak rekor tertinggi dalam 14 bulan terakhir pada hari Rabu. Sumber terpercaya mengungkapkan bahwa strategi kali ini berbeda dari biasanya, di mana bank-bank tersebut tidak mendaur ulang dolar ke pasar swap. Hal ini mengindikasikan tujuan utama mereka adalah memperketat likuiditas dolar dan meningkatkan biaya spekulasi terhadap yuan.

 Yuan Menggila, Bank BUMN China Panik Borong Dolar AS!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

"Tindakan ini kemungkinan besar bertujuan untuk mempersempit ketersediaan dolar, sehingga membuat posisi long yuan menjadi lebih mahal," ungkap seorang sumber pasar kepada Reuters, Kamis (4/12/2025).

Akibatnya, suku bunga swap dolar/yuan mengalami penurunan, mencerminkan imbal hasil negatif dari kepemilikan yuan. Menurut sumber yang sama, intervensi ini ditujukan untuk "memoderasi kecepatan reli yuan," bukan untuk membalikkan tren penguatan secara keseluruhan. Dengan kata lain, otoritas China menginginkan apresiasi yuan yang lebih bertahap dan terkendali.

Penguatan yuan menjadi tantangan tersendiri karena imbal hasil yang ditawarkan jauh lebih rendah dibandingkan dolar AS. Selisih suku bunga ini seringkali menggerus keuntungan yang diperoleh dari apresiasi nilai tukar.

Meskipun demikian, mata uang China telah menguat sekitar 3,3% terhadap dolar AS sepanjang tahun ini, dan berpotensi mencatatkan apresiasi tahunan terbesar sejak pandemi Covid-19 pada tahun 2020. Sumber pasar menambahkan bahwa penetapan titik tengah perdagangan harian yuan yang lebih kuat dari perkiraan pasar, yang diyakini telah disetujui oleh otoritas, turut mendorong penguatan ini.

Strategi halus yang diterapkan oleh bank-bank BUMN ini bertujuan untuk memastikan kenaikan yuan yang bertahap, menghindari lonjakan tiba-tiba yang dapat memicu aksi beli yuan oleh eksportir dan mengganggu stabilitas pasar.

Intervensi pembelian dolar pada hari Kamis berhasil menekan yuan dari level tertingginya dalam 14 bulan, dengan mata uang tersebut melemah sekitar 0,1% ke kisaran 7,0694 per dolar AS.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar