Haluannews Ekonomi – PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR), emiten kendaraan listrik (EV) milik Grup Bakrie, mengamankan kontrak pengadaan 80 unit bus listrik berukuran 12 meter untuk PT Transportasi Jakarta (Transjakarta). Pengiriman tahap pertama sebanyak 50 unit ditargetkan rampung hingga akhir tahun 2025, sementara sisanya akan menyusul di awal tahun 2026.

Related Post
Direktur VKTR, Valentinus Bimo Kurniatmoko, menegaskan komitmen perusahaan untuk mendukung program elektrifikasi transportasi publik yang dicanangkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui penyediaan armada bus listrik yang modern dan ramah lingkungan. Hal ini disampaikan dalam acara public expose virtual yang digelar pada Jumat (5/12/2025).

Selain bus listrik, VKTR juga akan menyerahkan 5 unit dump truck dan 5 unit compactor listrik kepada Pemerintah Daerah Jakarta pada akhir tahun 2025. Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah untuk mengurangi emisi gas buang dan menciptakan lingkungan yang lebih bersih.
Direktur VKTR, Dino Ahmad Ryandi, melihat potensi besar dalam pertumbuhan pasar kendaraan listrik di Indonesia. Dengan populasi kendaraan bermotor yang mencapai lebih dari 160 juta unit, Indonesia menjadi pasar yang sangat menjanjikan untuk elektrifikasi transportasi.
VKTR menargetkan pangsa pasar 30% dari total kebutuhan bus listrik untuk sistem BRT (Bus Rapid Transit) di Jakarta, yang diproyeksikan mencapai 10.000 unit pada tahun 2030. Artinya, perusahaan menargetkan penjualan sekitar 3.000 unit bus listrik pada periode tersebut. Selain itu, VKTR juga membidik 10% pangsa pasar truk listrik, yang kebutuhannya diperkirakan mencapai 23.700 unit.
Meskipun demikian, VKTR mencatatkan penurunan laba bersih sebesar 89% secara tahunan pada kuartal III-2025 menjadi Rp1,1 miliar. Namun, pendapatan bersih perusahaan mengalami peningkatan sebesar 11% menjadi Rp717 miliar.
Editor: Rohman










Tinggalkan komentar