Terungkap! Strategi Happy Hapsoro: RATU Borong Hak Migas Triliunan

Terungkap! Strategi Happy Hapsoro: RATU Borong Hak Migas Triliunan

Haluannews Ekonomi – Emiten PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU), yang terafiliasi dengan konglomerat Happy Hapsoro, telah mengambil langkah ambisius untuk memperkuat pijakannya di sektor hulu minyak dan gas bumi. Melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang baru saja diselenggarakan, RATU mendapatkan restu penuh untuk mengakuisisi 20% hak partisipasi (Participating Interest/PI) di blok Madura Strait Production Sharing Contract (PSC), sebuah manuver strategis yang diproyeksikan akan secara signifikan memperluas dan memperkokoh portofolio perseroan.

COLLABMEDIANET

Aksi korporasi bernilai fantastis ini direalisasikan secara tidak langsung melalui PT Raharja Energi Madura (PT REM), sebuah entitas yang sepenuhnya berada di bawah kendali RATU. PT REM akan mengakuisisi 100% saham SMS Development Limited (SMSD), sebuah perusahaan investasi yang memiliki penyertaan saham pada Husky-CNOOC Madura Limited (HCML), operator terkemuka di blok Madura Strait PSC yang aktif dalam kegiatan eksplorasi dan produksi migas.

Terungkap! Strategi Happy Hapsoro: RATU Borong Hak Migas Triliunan
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Direktur Utama PT Raharja Energi Cepu Tbk, Sumantri, menyampaikan optimismenya. "Persetujuan pemegang saham atas kedua agenda RUPSLB ini merupakan pencapaian yang sangat berarti. Akuisisi Participating Interest di Madura Strait PSC akan memperluas dan memperkuat portofolio hulu migas Perseroan secara signifikan," ujarnya, seperti dikutip Haluannews.id.

Transaksi jumbo ini diperkirakan mencapai nilai total sekitar US$141,22 juta, melibatkan serangkaian perjanjian finansial yang kompleks. Pertama, melalui perjanjian novasi senilai US$59,2 juta, PT REM mengambil alih hak dan kewajiban atas pinjaman yang sebelumnya diberikan oleh SMS Offshore Overseas Limited kepada SMSD. Pinjaman ini, yang secara substansi ekonomi dikategorikan sebagai quasi-equity, digunakan untuk membiayai akuisisi saham HCML serta pembayaran cash call. RATU berencana untuk menyesuaikan suku bunga pinjaman ini agar sesuai dengan prinsip kewajaran (arm’s length), dengan simulasi bunga 5% per tahun diperkirakan menimbulkan beban sekitar US$2,96 juta di SMSD, namun akan tereliminasi dalam laporan konsolidasi.

Kedua, PT REM juga menandatangani Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) saham untuk mengakuisisi 100% SMSD dari SMS Offshore Overseas Limited dengan nilai transaksi utama sebesar US$62,51 juta. Perseroan telah melakukan pembayaran deposit awal sebesar US$12,5 juta pada 25 Desember 2025. Tidak hanya itu, transaksi ini juga memuat skema pembayaran bersyarat (contingent payment) yang berpotensi menambah pembayaran hingga US$16,5 juta apabila perpanjangan Production Sharing Contract (PSC) berhasil diperoleh, ditambah bonus US$3 juta jika perpanjangan PSC terjadi sebelum 30 Juni 2027.

Untuk mendukung struktur pembiayaan ini, pemegang saham RATU juga menyetujui penerbitan corporate guarantee atau cash deficit guarantee atas fasilitas kredit yang diperoleh PT REM dari bank atau lembaga pembiayaan. Dalam transaksi ini, OCP Asia Fund IV dan OCP Asia Fund V berperan sebagai pemberi pinjaman baru dan pihak yang berhak secara ekonomi atas hasil transaksi, dengan komitmen untuk menerbitkan deed of release setelah seluruh conditions precedent terpenuhi dan closing transaksi dilakukan.

RATU juga telah merancang strategi mitigasi risiko yang cermat dengan melibatkan PT Petro Indo Pasifik (PT PIP). Dalam perjanjian tambahan tertanggal 26 Desember 2025, Perseroan menanggung 45% dan PT PIP sebesar 55% dari potensi klaim yang mungkin timbul terkait kewajiban pembeli berdasarkan PPJB. Sementara itu, untuk jaminan kepada kreditur dalam rangka rencana pembiayaan akuisisi, perjanjian tertanggal 17 Maret 2026 mengatur pembagian tanggung jawab di mana RATU menanggung 51% kewajiban dan PT PIP sebesar 49%.

Dengan total maksimum eksposur dari corporate guarantee dan cash deficit guarantee yang diperkirakan mencapai US$78,19 juta, manajemen RATU meyakini bahwa kapasitas ekuitas konsolidasi perseroan sebesar US$56,6 juta per akhir 2025 cukup memadai untuk menyerap potensi eksposur tersebut tanpa mengganggu kelangsungan usaha. Langkah ini menegaskan ambisi RATU untuk menjadi pemain yang lebih dominan dan strategis di industri hulu migas nasional, memanfaatkan potensi besar di Selat Madura.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar