haluannews.id – Jakarta – Pasar keuangan Indonesia kini tengah dihadapkan pada gelombang turbulensi global yang tak mudah. Direktur RHB Sekuritas Indonesia, Michael W. Setjoadi, mengungkapkan bahwa dinamika geopolitik dan ekonomi dunia telah memberikan imbas signifikan, terutama dengan meroketnya harga minyak mentah dan terdepresiasinya nilai tukar Rupiah. Situasi ini menciptakan tantangan serius bagi stabilitas ekonomi domestik.

Related Post
Meskipun tekanan pada harga minyak global mulai menunjukkan sedikit pelonggaran, sentimen investor terhadap aset-aset di Indonesia masih belum pulih sepenuhnya. Hal ini tercermin dari masih dominannya arus keluar modal asing atau net foreign outflow baik di pasar Surat Berharga Negara (SBN) maupun pasar saham. Fenomena ini mengindikasikan bahwa kepercayaan pemodal asing terhadap prospek pasar Indonesia masih rapuh membuat pasar domestik rentan terhadap fluktuasi eksternal.

Dalam sebuah diskusi mendalam di program Power Lunch haluannews.id pada Senin 29 Juni 2026, Michael W. Setjoadi memaparkan analisisnya kepada Shania Alatas. Ia menguraikan bagaimana pasar finansial Tanah Air berupaya menavigasi berbagai sentimen baik dari dalam negeri maupun dari arena global. Pemaparan ini memberikan gambaran komprehensif mengenai prospek dan rintangan yang harus dihadapi Indonesia di tengah ketidakpastian ekonomi global.







Tinggalkan komentar