Siap Siap QRIS Bakal Gemparkan Dunia

Siap Siap QRIS Bakal Gemparkan Dunia

haluannews.id – Bank Indonesia (BI) terus mengukuhkan posisinya sebagai pelopor inovasi pembayaran digital, dengan ambisi besar merambah pasar global melalui sistem QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard). Setelah sukses terhubung dengan enam negara, kini BI tengah mengintensifkan diskusi untuk membawa kemudahan transaksi QRIS ke Hong Kong, Timor Leste, India, bahkan hingga Arab Saudi.

COLLABMEDIANET

Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta mengungkapkan bahwa QRIS telah menjadi gebrakan revolusioner sejak diluncurkan tujuh tahun silam. Menurutnya, sistem pembayaran berbasis kode QR ini berperan krusial sebagai penopang utama aktivitas transaksi masyarakat, terutama saat pandemi Covid-19 melanda, memungkinkan pembayaran tetap berjalan tanpa tatap muka. "QRIS telah membuktikan diri sebagai game changer, penyelamat di kala pandemi, menjaga roda ekonomi tetap berputar," ujar Filianingsih dalam acara Lampung Financial Festival 2026.

Siap Siap QRIS Bakal Gemparkan Dunia
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Hingga Juli 2026, capaian QRIS sungguh fantastis. Angka transaksi telah melesat hingga 15 miliar, dengan jumlah merchant yang terdaftar mencapai 45 juta. Pengguna QRIS pun tak kalah banyak, menembus angka 67 juta jiwa. Ekosistem ini ditopang oleh 96 bank, 60 lembaga non-bank, serta empat perusahaan switching yang memastikan kelancaran operasionalnya.

BI juga telah memperluas jangkauan QRIS ke mancanegara melalui skema pembayaran lintas batas. Saat ini, masyarakat Indonesia sudah bisa menikmati kemudahan bertransaksi menggunakan QRIS di Singapura, Malaysia, Thailand, Jepang, Korea Selatan, dan China. "Jadi, jika Anda bepergian ke enam negara tersebut, tak perlu lagi repot menukar mata uang di money changer. Cukup gunakan ponsel Anda, asalkan saldo mencukupi," jelas Filianingsih.

Ke depan, BI bertekad untuk memperkuat konektivitas QRIS dengan lebih banyak negara dan wilayah. Diskusi mendalam sedang berlangsung dengan Hong Kong, Timor Leste, dan India. Harapan besar juga tertumpu pada realisasi kerja sama dengan Arab Saudi. Filianingsih menambahkan, konektivitas dengan Arab Saudi akan sangat mempermudah jemaah umrah dan haji dalam bertransaksi. Mereka tidak perlu lagi menukarkan uang, cukup dengan ponsel yang terisi saldo. "Bayangkan, saat umrah atau haji, Anda hanya perlu membawa handphone dan memastikan saldonya terisi," pungkasnya.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar