Haluannews Ekonomi – Jakarta – Sektor properti di Indonesia menunjukkan sinyal positif memasuki semester II 2025. Optimisme ini didorong oleh perpanjangan insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP), yang diharapkan dapat mendongkrak daya beli masyarakat dan meningkatkan penjualan properti.

Related Post
Direktur Utama PT Graha Mitra Asia Tbk, Ivan Darmanto, mengakui bahwa kinerja sektor properti pada semester I 2025 belum sepenuhnya pulih seperti sebelum pandemi Covid-19. "Memang ada pelemahan daya beli yang terasa," ujarnya dalam dialog di Program Closing Bell Haluannews.id, Rabu (01/10/2025).

Namun, Ivan meyakini bahwa sektor properti tetap memiliki daya tarik yang kuat. Ia optimis bahwa implementasi kebijakan pemerintah, terutama perpanjangan PPN DTP, akan menjadi katalis positif bagi pertumbuhan sektor ini di semester II. Insentif ini diharapkan dapat meringankan beban konsumen dan mendorong mereka untuk segera melakukan pembelian properti.
"Kami melihat perpanjangan PPN DTP sebagai angin segar bagi industri properti. Ini adalah momentum yang baik untuk meningkatkan penjualan dan kembali menggairahkan pasar," tambah Ivan.
Para pelaku industri properti berharap pemerintah terus memberikan dukungan dan menciptakan iklim investasi yang kondusif agar sektor ini dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian nasional.
Editor: Rohman










Tinggalkan komentar